Menghadapi Puncak Banjir Rob, BPBD Imbau Masyarakat Untuk Siap Siaga dan Waspada


terasbanua.com, Banjarmasin - Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak banjir rob akan terjadi pada 19 Desember mendatang.



Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Banjir (BPBD) Kota Banjarmasin telah bersiap siaga bersama timnya untuk melakukan berbagai antisipasi dalam menghadapi potensi banjir rob tersebut.


"Kami sudah siap siaga. Kapan pun terjadi banjir rob kami sudah stand by semua, walaupun dengan peralatan dan personel yang terbatas," ucap Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji saat ditemui, Jumat (17/12/2021).


Melihat dari kondisi daerah kabupaten tetangga seperti Mataraman dan Pengaron yang saat ini telah mengalami kenaikkan debit air cukup tinggi.


Tentunya kondisi tersebut, menjadi kekhawatiran Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Mengingat dari pengalaman awal tahun lalu penyebab banjir parah terjadi salah satu faktornya ialah banjir kiriman dari kabupaten tetangga.


"Kalau sampai daerah mereka terendam. Sekitar 3-4 hari luapan air akan sampai ke Banjarmasin," tuturnya.


Ditambah dengan prediksi BMKG terkait akan terjadinya puncak banjir rob pada tanggal 19 Desember nanti. Kemungkinan banjir rob yang akan terjadi kali ini juga berpotensi mengalami bencana banjir parah seperti awal tahun lalu.


"Karena memang perkiraan BMKG curah hujan semakin meningkat sampai 700 ml per detik. Itu lah yang menyebabkan debit air tinggi dengan diperkirakan ketinggian ketinggian hingga 3 meter," terangnya.


Dalam upaya menghadapi potensi bencana banjir tersebut, ia menghimbau masyarakat untuk rajin membersihkan drainase di kawasannya masing-masing. Agar air bisa mengalir lancar ke sungai tanpa tersumbat oleh sampah.


Tidak hanya itu, ia juga menghimbau seluruh masyarakat untuk siap siaga dalam menghadapi fenomena alam ini serta mengamankan barang-barang berharga terutama barang elektronik yang dapat terjadi konsleting listrik.


Ia juga meminta masyarakat untuk terus waspada. Mengingat dalam kondisi bencana banjir rob seperti ini, banyak hewan liar masuk ke kawasan permukiman warga.


"Sejak awal sudah kami himbau masyarakat untuk terus waspada dan amankan barang-barang berharga," akhirnya.

(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar