Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Uniska Jadi Pembicara di Aceh

terasbanua.com, Banda Aceh - Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan, Dr. Marhaeni Fajar Kurniawati, M.Si menjadi pembicara dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Jumat (20/3/2021).

FGB bertema “Komunikasi Konselor Adiksi Narkoba” Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala.


Dalam diskusi ini, Koordinator Prodi Ilkom FISIP USK, Nur Anisah, M.Si mempercayai Rizzanna Rosemary PhD yang merupakan dosen Prodi Ilkom FISIP USK dengan bidang kepakaran Komunikasi Kesehatan sebagai moderator acara.


Dalam diskusi tersebut, Dr. Marhaeni menyampaikan bahwa seseorang yang berhasil pulih dari ketergantungan narkoba ternyata mampu menjadi seorang konselor adiksi narkoba. Namun perlu dipahami bahwa untuk mencapai perubahan luar biasa tersebut tidaklah mudah.


 Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukannya, proses pemaknaan diri dari Teori Baumister memberi jalan bagi para penyintas adiksi narkoba untuk mengubah diri mereka.


“Hal yang paling menentukan seseorang dapat pulih dari kecanduan narkoba adalah dirinya sendiri. Tentu diperlukan adanya support system, namun pada akhirnya dirinya sendirilah yang menentukan apakah ia mau berubah atau tetap jatuh ke lubang yang sama,” ucap Dr. Marhaeni.


 Ia juga menuturkan bahwa seorang penyintas narkoba yang memilih untuk menjadi konselor sebenarnya juga membantu pemulihan dirinya sendiri.


Dalam diskusi ini mengajak para civitas akademik terutama dosen untuk mendukung pemberantasan narkoba di Aceh dengan turut serta menjadi penggiat narkoba.


(SF)

5 tampilan0 komentar