Ketua DPRD Kotabaru Minta Kontraktor Lokal Bisa Bersaing Diproses Lelang Pembangunan

terasbanua.com, Kotabaru - Kontraktor lokal Kotabaru mulai mengeluh. Terutama kontraktor kecil, mereka sulit mendapatkan proyek hampir di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melaksanakan kegiatan.

Syairi Muklis Ketua DPRD Kotabaru, minta Kontraktor Lokal Bisa mengikuti dan Memenangkan proses lelang
Syairi Muklis Ketua DPRD Kotabaru, minta Kontraktor Lokal Bisa mengikuti dan Memenangkan proses lelang

Keluhan mulai dilontarkan kontraktor lokal, sulitnya mendapat proyek di daerah sendiri. Sehingga harus mencari proyek keluar daerah


Hal itu diungkapkan salah satu kontraktor senior yang meminta namanya tidak disebutkan. "Sebagai kontraktor lokal Kotabaru tersisihkan. Buktinya sampai mencari proyek ke Tanahbumbu," katanya.


Menurut dia, sebagai kontraktor lokal sulitnya mendapat pekerjaan, dan hanya menjadi penonton di daerah sendiri.


Diungkapkannya, hal itu dirasakan mulai lima tahun terakhir, bahkan di tahun 2021 ini mulai terasa.


"Terlalu banyak kontraktor luar diundang datang ke Kotabaru," jelasnya kepada wartawan, Senin (26/4/2021).


Kontraktor lokal tersisihkan, sambung dia, jangan untuk mendapat proyek melalui proses lelang. "Yang PL (penunjukan langsung) saja sulit mendapat," katanya.


Padahal dari segi kualitas dan profesionalitas pekerjaan, kontraktor lokal tidak kalah. "Ayo kalau mau ditandingkan kontraktor lokal dengan luar Kotabaru," tantangnya.


Terpisah, diketahui persoalan ini beberapa bulan lalu sempat menggelinding di rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kotabaru.


Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengharapkan, perlu ada sinergitas  antara kontraktor lokal dengan pemerintah daerah.


Menurut Syairi Mukhlis, kalau ada kontraktor lokal yang lebih baik mengapa tidak dipergunakan. Selain kontraktor lokal bisa bersaing dengan kontraktor dari luar.


"Dimaksud bersaing, tentu menyangkut peralatan. Semualah," katanya.


Apalagi sekarang ini kegiatan melalui proses lelang dan terbuka untuk umum dan bisa diakses semua orang.


"Untuk itulah sebagai putra daerah, harus bisa bersaing. Untung memenangkan lelang kegiatan," urainya.


Syairi mengapresiasi, jika setiap kegiatan proyek bisa dimenangkan kontraktor lokal. Karena akan berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.


Ia pun menepis isu, proyek hanya untuk orang di lingkaran-lingkaran tertentu. "Tidak juga. Sekarang lelang terbuka. Bagi siapa saja bisa mengikuti lelang, tinggal secara teknis nanti ada verifikasi dan evaluasi. Baik dan dokumen dan kelengkapan, teknisnya di ULP," pungkasnya.


(Her)

4 tampilan0 komentar