Ketersediaan Telur Ayam Berlimpah, Harga di Pasaran Turun

terasbanua.com, Banjarmasin - Harga komoditas telur ayam saat ini mengalami penurunan cukup signifikan.

Bahkan diketahui, turunnya harga telur ayam ini tidak hanya terjadi di Kota Banjarmasin saja tapi juga di beberapa daerah lainnya.


Salah satu pedagang telur di Pasar Sentra Antasari, Muhammad Hori mengaku bahwa sudah sejak dua pekan lalu harga telur ayam turun.


"Harga normal biasanya Rp 22 ribu sampai  Rp 23 ribu per kilogramnya. Tapi kalau sekarang turun jadi Rp 18 per kilogramnya," ungkapnya, Rabu (13/10/2021).


Menurutnya, penurunan harga telur ayam disebabkan banyaknya stok di gudang. Tentunya penurunan harga ini penjualan lebih ramai dibandingkan biasanya.


"Karena murah jadi banyak yang beli," tuturnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menuturkan bahwa sejak pertanggal 4 Oktober lalu harga telur ayam mulai berangsur naik.


"Dari laporan di lapangan telur sudah mulai naik dari harga Rp 19 ribu sampai Rp 24 ribu perkilonya. Bahkan ada di satu pasar itu harga telur 26 ribu. Tapi masih ada juga yang jual harga kurang lebih Rp 18 ribu," paparnya.


Tezar sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa untuk saat ini pihaknya akan memaksimalkan pasokan telur yang ada di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).


"Mungkin untuk telur yang datang dari luar pulau Kalimantan di stop dulu. Untuk distributor kita maksimalkan dulu untuk pengunaan atau telur di wilayah Kalsel," ujarnya.


Menurut Tezar harga telur ayam mengalami penurunan per kilogramnya disebabkan karena panen telur di bulan-bulan terakhir ini cukup banyak.


"Karena panen bersamaan jadi persediaan telur banyak. Makanya berharap pada petani itu bisa mengatur waktu panen sehingga pada saat pembelian turun menurun itu mungkin hasil panennya bisa disesuaikan pada saat permintaan telur banyak hasil panennya juga bisa disesuaikan," harapnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua