Ketersediaan Menipis, Harga Minyak Goreng Kembali Naik di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Krisis ketersediaan minyak goreng sekarang ini tidak hanya terjadi di ritel modern saja. Tetapi juga di sejumlah pedagang minyak goreng di pasar tradisional Banjarmasin.



Krisisnya ketersediaan, memicu kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Dimana sebelumnya pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng di kisaran Rp.14 per liternya sejak awal Februari lalu.


Namun sekarang harga minyak goreng kembali naik dikisaran Rp.17 ribu hingga Rp.20 ribu per liternya untuk minyak goreng kemasan premium berbagai merk.


"Naiknya harga itu karena menipisnya stok minyak goreng di distribusinya langsung di bulan ini. Bahkan ini saya jual stok tersisa saja lagi," ungkap Fitria, pedagang bahan pokok di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Selasa (26/2/2022).


Adapun harga dari pemasok minyak goreng sekarang ini kembali tinggi karena stok di distribusi mengalami kelangkaan ketersediaan minyak goreng. Sehingga dirinya tidak bisa menjual minyak goreng sesuai dengan HET.


"Kami tidak ingin rugi jadi kami jual harga sesuai yang kami dapat dari distribusi yang harganya lebih dulu sudah tinggi," jelasnya.


Kendati demikian, ujar wanita berusia 48 tahun ini akan ada pemasokan minyak goreng kemasan tersebut pada pekan ini.


"Kalau tidak minggu ini mungkin minggu depan. Kita tunggu," ujarnya.


Sedangkan, tambahnya saat ini stok minyak goreng yang ia miliki mulai menipis karena kebutuhan minyak goreng oleh masyarakat sangat tinggi.


(Hamdiah)

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua