• Krisna

Kembali Ungkap Kasus Narkotika, Satresnarkoba Polres HST Tangkap Dua Pelakunya

terasbanua.com, Barabai - Polres Hulu Sungai Tengah (HST) semakin gencar mengungkap kasus narkotika di wilayah hukumnya. Kini dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika berhasil ditangkap oleh tim Satresnarkoba Polres HST, Rabu (19/5/2021).

Pelaku beserta barang bukti yang berhasil diamankan Polres HST.

Kedua tersangka tersebut diketahui berinisial, MRD (36) warga RT 01 Desa Lok Basar Kecamatan Batang Alai Selatan dan AR (27) warga Desa Lunjuk Rt 002 Kecamatan Batang Alai Selatan.


Mereka berdua ditangkap oleh petugas saat berada di Jalan Merdeka Rt. 001 Rw. 001 Desa Lok Besar Kecamatan Batang Alai Selatan.


Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Ps. Paur Subbag Humas Aipda M. Husaini menjelaskan bahwa pelaku yang pertama kali berhasil diamankan oleh petugas adalah MRD pada pukul 14.30 Wita. Kemudian dari penangkapan tersebut kemudian tersangka AR berhasil ditangkap oleh petugas pada pukul 15.00 Wita.


"Saat dilakukan penggeledahan terhadap para tersangka saat penangkapan, petugas menemukan barang bukti sabu dan sejumlah barang bukti lainnya tadi," ucapnya. Jumat (21/5/2021).


Dari tangan MRD petugas menyita 6 paket yang diduga sabu-sabu yang dibungkus plastik klip bening dengan berat 1,12 gram. Selain itu petugas juga turut menyita serok yang terbuat  dari sedotan, dompet, telepon genggang dan uang tunai Rp 350.000.


Sedangkan dari AR, disita 4 paket yang diduga sabu yang sudah dikemas plastik klip bening dengan berat 0,99 gram. Selain barang bukti sabu, petugas juga menyita timbangan digital, plastik klip dompet, kotak rokok, serok dari sedotan, telepon genggam, serta sepeda motor DA 6772 YN, serta surat-surat kendaraan lainnya dan uang tunai Rp 342.000.


Ia mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di Desa Lok Besar Kecamatan Batang Alai Selatan sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu-sabu.


"Berdasarkan informasi tersebut, kemudian dilakukan proses penyelidikan dan hasilnya dua orang pelaku narkotika MRD dan AR beserta barang bukti berhasil kami amankan," ungkapnya.


Akibat dari perbuatan yang melanggar hukum tersebut, kedua tersangka sementara dijerat pasal yang sama Pasal 114 Ayat (1) Sub 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman pidana penjara seumur hidup dan paling singkat 5 tahun.


(Krisna)

2 tampilan0 komentar