Kelima Bidang Pemuda Pelopor Kota Banjarmasin Ditargetkan Bisa Melaju Hingga Nasional


terasbanua.com, Banjarmasin - Sejumlah anak muda di kota Banjarmasin berhasil terpilih sebagai Pemuda Pelopor tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin.



Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady mengungkapkan setelah dinyatakan terpilih. Para peserta akan lanjut mengikuti seleksi pelopor di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).


"Dijadwalkan bulan Mei ini atau Juni nanti ditingkat provinsi. Kemudian ditahapan selanjutnya ditingkat nasional," ucap Iwan, Jumat (13/5/2022) sore kemarin.


Ada pemilihan pemuda pelopor ini mencakup lima bidang yaitu pendidikan, agama, sosial, budaya, pengelolaan sumber daya alam, lingkungan dan pariwisata. Terakhir inovasi teknologi.


Ia berharap kepada mereka yang terpilih sebagai pemuda pelopor ini bisa menjadi semacam magnet bagi teman-teman pemuda-pemuda di Kota Banjarmasin.


"Kita berharap dari masing-masing bidang berhasil menembus tingkat provinsi hingga nasional," tuturnya.


Mengingat di tahun 2021 lalu, pemuda pelopor di bidang pangan yang mewakilkan kota Banjarmasin berhasil hingga di tingkat nasional.


Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang memberikan sambutan dalam final seleksi pemuda pelopor tahun 2022 mengucapkan selamat kepada seluruh anak muda yang berhasil terpilih mewakilkan kota Banjarmasin.


"Lima bidang yang mereka ikuti itu Insya Allah akan membanggakan kita karena ini akan mewakili Banjarmasin ke tingkat provinsi hingga nasional dan kami tidak ragu dengan hasilnya," kata Ibnu.


Ibnu juga berterima kasih kepada Kepala Disbudporapar, tim juri, pendukung dan stakeholder terkait yang telah menyeleksi anak-anak muda berprestasi di Banjarmasin agar mereka memiliki kemampuan yang bisa dikembangkan dan bermanfaat ke depannya.


"Tadi sempat saya tanya beberapa orang ternyata memang ide-ide kreatifnya muncul seperti inovasi teknologi untuk kontrol hidroponik, bidang pendidikan terkait dengan pembelajaran. Saya kira kreatif lah masing-masing," terangnya.


Tentunya melalui kegiatan ini bisa menjadi bekal para anak muda yang terpilih sebagai generasi emas Kota Banjarmasin ke depan dalam percaturan kehidupan terutama ketika menghadapi bonus biografi.


Serta Di tahun 2030-2035 nanti, tidak ragu lagi dengan kemampuan anak-anak di Kota Banjarmasin supaya mereka bisa bersaing di era revolusi industri. Tentu yang dibutuhkan ialah kompetensi.


"Melalui kompetensi yang mereka miliki ini bisa ditularkan pada pemuda-pemuda lainnya apalagi pasca masa pandemi ini perlu kreatifitas, terobosan untuk UMKM, pemulihan ekonomi, penyelesai persoalan sosial di Banjarmasin misalnya. Ide-ide kreatif yang ditawarkan bisa terus berkembang," pungkasnya.


(Hamdiah)

7 tampilan0 komentar