Kekosongan Vaksin Tidak Hanya Dirasakan Banjarmasin Saja, Tapi Juga Daerah Lainnya

terasbanua.com, Banjarmasin - Kosongnya stok vaksin ternyata tidak hanya terjadi Banjarmasin saja. Tapi juga di berbagai daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Petugas vaksinator suntikan dosis vaksin Sinovac (dokumentasi)
Petugas vaksinator suntikan dosis vaksin Sinovac (dokumentasi)

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, kepada awak media usai memantau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Gedung Olahraga Hasanuddin HM, Rabu (4/8/2021) kemarin.


"Persoalannya ada sempat informasi bahwa vaksin menumpuk di Jakarta. Setelah kita cek memang ada benarnya. Sementara di daerah-daerah teriak semua jadi bukan hanya di Banjarmasin saja tapi semua se-Indonesia," ucapnya.


Kendati demikian, baru-baru ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah menerima tambahan stok vaksin sebanyak 918 vial. Dimana sebelumnya pihaknya mengajukan sebanyak 25 ribu vial vaksin.


Ibnu juga membeberkan bahwa Pemerintah Pusat telah berjanji akan mendatangkan kembali stok vaksin ke Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).


"Kemarin Pemerintah Pusat sudah berjanji akan mendatangkan 35 juta vaksin untuk didistribusikan ke daerah-daerah. Memang kouta nya terbatas sehingga distribusinya juga sangat minim ke daerah-daerah. Jadi kita tunggu sisanya," ujar Ibnu.


Menurutnya, apabila vaksinasi di pusat selesai. Maka pendistribusian vaksin ke daerah-daerah akan diproses cepat dan tidak mengalami kekosongan vaksin lagi.


" Kita pastikan kalau selesai di Jakarta, segeranya vaksin itu didistribusikan di daerah-daerah," pungkasnya.


Adapun vaksin yang baru datang, tidak sepenuhnya didistribusikan ke puskesmas-puskesmas. Melainkan sebagian vaksin dialihkan dalam kegiatan vaksinasi massal.


"Ini kan mengejar target supaya cepat bervaksinnya. Nanti kalau dropping sudah normal kita akan distribusikan masing-masing puskemas," tandasnya.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua