Kekosongan Belasan Kepala Dinas SKPD Di Pemko Banjarmasin Akhirnya Terisi dan Resmi Dilantik

terasbanu.com, Banjarmasin - Setelah cukup lamanya mengalami kekosongan pada belasan jabatan Kepala Dinas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.



Akhirnya Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina resmi melantik 13 Penjabat Pimpinan Tinggi Pratama yang akan menduduki jabatan Kepala SKPD dan satu diantaranya mengisi jabatan Staf Ahli Wali Kota yang telah dilelang.


Dengan ini Secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ucap Ibnu dalam pelantikkan yang dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Jumat (22/4/2022).


Ibnu mengungkapkan bahwa memang dalam pelantikkan hari ini, ada satu posisi jabatan yang tidak bisa mengikuti pelantikkan bersama penjabat lainnya.


Berbeda dengan posisi jabatan lainnya, untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) lanjutnya memang dipilih langsung oleh Kementerian Dirjen Dukcapil dari tiga nama yang telah diserahkan pimpinan daerah.


"Satu tertunda karena Dukcapil itu harus sesuai dengan SOP Kementerian Dirjen Dukcapil dan harus diwawancarai Pak Dirjen dan itu 14 hari paling cepat," terangnya.


Tentunya hal tersebut lah yang menyebabkan penundaan terhadap pelantikkan jabatan Kepala Dukcapil Kota Banjarmasin untuk saat ini.


Orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini berharap, para penjabat yang telah resmi dilantik, agar bisa mengemban amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya di masa jabatannya yang dirasa tidak lama lagi.


"Kita tidak punya waktu yang banyak kalau harus dievaluasi sayang waktu terbuang setahun oleh karena itu bekerja saja dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi-misi Baiman," tandasnya.


Diakuinya selama mengalami kekosongan penjabat definitif di beberapa SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin. Cukup mempengaruhi dan memperlambat beberapa lelang proyek yang ingin segera dituntaskan.


Maka dari itu, ia ingin dengan adanya penjabat defenitif ini. Program-program pemerintah yang belum atau tertunda untuk segeranya bisa dilaksanakan.


Tidak hanya itu, ia juga menekankan profesionalisme dan loyalitas dalam bekerja terhadap para penjabat.


"Dengan pimpinan harus royal, kemudian bekerja profesional. Insya Allah hasil terbaik akan kita dapatkan. Semoga kepercayaan ini tidak di sia-siakan," tutupnya.


Diketahui, dalam pelantikkan Penjabat Pimpinan Tinggi Pratama ini, Ibnu Sina juga melantik puluhan Penjabat Administrasi di lingkungan Pemko Banjarmasin.


36 orang diantaranya merupakan Penjabat Administrator dan 54 orang lainnya Penjabat Pengawasan.


Adapun untuk 13 nama yang telah resmi menduduki jabatan yang telah dilelang, yakni :


Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Banjarmasin, Lukman Fadlun


Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah, Edy Wibowo


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan, Ahmad Syauqi


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Suri Sudarmadyan


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Chandra Iriandi Wijaya


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ari Yani


Kepala Dinas Perhubungan, Slamet Begjo


Kepala Dinas Pendidikan, Nuryadi


Kepala Dinas Kesehatan, M. Ramadhan.


Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat, Muhammad Helfian


Kepala Dinas Sosial, Dolly Syahbana


Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Alive Yoesfah Love


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Budi Setiawan.


Hamdiah

64 tampilan0 komentar