Kebijakan Baru, Sertifikat Vaksin dan Imunisasi Jadi Syarat Wajib Siswa Masuk Sekolah di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Masih rendahnya capaian imunisasi maupun vaksinasi anak di Kota Banjarmasin sekarang ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melakukan berbagai upaya dalam mengejar ketertinggalan tersebut.



Salah satunya ialah mensyaratkan sertifikat imunisasi maupun vaksin Covid-19 kepada seluruh calon siswa yang hendak mendaftar sekolah.


Kebijakan baru tersebut turut dipertegas dengan adanya Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor : 420/2420/P-SD/Dipendik, nomor 8 poin A bait 3 yang berisikan bahwa siswa yang telah mendapatkan imunisasi dan vaksin lengkap akan lebih diprioritaskan pendaftarannya.



"Kebijakan itu seiring memaksimalkan program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) hingga 18 Juni mendatang agar target imunisasi anak tercapai," ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kepada awak media, Kamis (2/6/2022).


Kalaupun nanti ada orang tua yang keberatan dengan kebijakan baru tersebut. Orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini memperkenankan saja orang tua menyampaikan keberatan tersebut.


Namun kembali ia pertegas bahwa pemberian imunisasi kepada anak secara lengkap itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah. Agar anak-anak bisa tumbuh sehat dan kebal dari berbagai penyakit.


"Silahkan sampaikan keberatan tapi pemerintah punya tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya yang timbul jika tidak di imunisasi" tandasnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengungkapkan bahwa persyaratan menyertakan sertifikat imunisasi dan vaksin mulai berlaku sejak tahun ajaran baru.


“Persyaratan ini untuk meyakinkan bahwa vaksin ataupun imunisasi itu menguatkan antibodi anak itu sendiri,” ucap Nuryadi.


Adapun untuk saat ini, capaian vaksinasi maupun imunisasi anak di Banjarmasin masih jauh dari target yang telah ditentukan pemerintah.


Vaksinasi anak sendiri lanjutnya saat ini masih berada di angka 49 persen atau hanya sekitar 26.000 dari total siswa di Kota Banjarmasin sebanyak 53.000.


“Sedangkan imunisasi sendiri saat ini sudah 40 persen dari total target kita ada 90 persen,” terangnya.


Mengejar tertinggal tersebut, pihaknya terus berkoordinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin dengan meminta seluruh pelayanan kesehatan bisa menyukseskan program nasional ini. Baik itu imunisasi maupun vaksinasi Covid-19.


“Makanya kami menghimbau orang tua untuk memberi dukungan anaknya agar di imunisasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas,” tegasnya.


Adapun Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Ramadhan menambahkan untuk mendorong capaian tersebut. Pihaknya telah menjadwalkan pelaksanaan imunisasi maupun vaksinasi ke masing-masing sekolah.


“Sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah secara bergantian dan berjadwal. Surat edaran Wali Kota itu juga nanti kita informasikan ke orang tua siswa melalui sekolah,” ungkapnya.


Di masinga-masing sekolah nantinya akan mensosialisasikan program pemerintah terutama BIAN kepada orang tua. Baik itu dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) maupun Sekolah Dasar (SD).


Adapun sertifikat imunisasi yang wajib di lampirkan adalah imunisasi rubela dan campak. Kemudian sertifikat vaksin dosis pertama dan dosis kedua.


“Jadi keduanya sangat penting, terlebih saat ini targetnya ada dua. Makanya kita kejar target di BIAN ini,” pungkasnya.



Hamdiah

24 tampilan0 komentar