• Krisna

Kasus Salah Tangkap Rafi'i Berakhir Kekeluargaan, Kabid Humas Polda Kalsel:Sanksi Internal Tetap Ada

terasbanua.com, Banjarmasin - Kasus dugaan salah tangkap anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terhadap seorang mahasiswa bernama Muhammad Rafii alias Gaston kini telah berakhir damai.

Korban bersama keluarga dan petugas sepakat tidak ingin memperpanjang dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.


Namun meskipun berakhir damai, disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i bahwa proses sanksi internal terhadap anggota Polri tetap ada.


"Benar kasusnya telah diselesaikan secara kekeluargaan antara korban dan pihak yang terkait," ucap Kabid Humas Polda Kalsel, Kamis (30/9/2021).


"Namun meski sudah selesai, kasus salah tangkap terus ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalsel," lanjutnya.


Senada dengan hal tersebut, Muhamad Pazri, kuasa hukum korban kasus salah tangkap saat dikonfirmasi membenarkan laporan kekerasan saat insiden salah tangkap kini sudah dicabut.


"Korban beserta keluarga sepakat untuk memilih menyelesaikan persoalan dengan damai dan kekeluargaan. Perjanjian perdamaian sudah ditandatangani dan ditengahi sejumlah pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat," terang Muhamad Pazri.


Meski laporan dugaan pidana sudah dicabut dan kedua belah pihak berdamai, namun tak serta merta persoalan tersebut seluruhnya tuntas.Pazri memastikan terus mengawal laporan korban di Bidang Propam Polda Kalsel agar ada sanksi tegas secara internal di Kepolisian.


"Meskipun begitu, sanksi tegas secara internal di Kepolisian harus tetap ada agar menjadi efek jera bagi pelaku," pungkasnya.


(Krisna)

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua