Kasus Covid-19 Melonjak, Seluruh RS Banjarmasin Siapkan Tambahan Tempat Tidur Pasien Covid-19

terasbanua.com, Banjarmasin - Terus mengalami lonjakan signifikan kasus positif Covid-19 di Banjarmasin setiap harinya.

Bahkan berdasarkan data terakhir yang dibeberkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Selasa (13/7/2021) kemarin. Angka penambahan kasus Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 103 yang mana di hari sebelumnya berjumlah kasus 203 kasus.


Tentunya dalam hal ini berbagai strategi pun telah dipersiapkan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengantisipasi lonjakan yang cukup tajam tersebut.


Salah satunya dengan meminta seluruh rumah sakit yang ada di Banjarmasin melakukan penambahan kapasitas tempat tidur hingga 50 persen.


"Berdasarkan hasil rapat kita sudah sepakat bersama direktur di rumah sakit yang ada di Banjarmasin untuk menyiapkan antisipasi 50 persen tempat tidur dari jumlah tempat tidur yang ada di masing-masing rumah sakit," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, kepada awak media, Selasa (12/7/2021).


Bahkan di RSUD Sultan Suriansyah ada penambahan tempat tidur hingga 60 dari ketersediaan awalnya hanya 40 tempat tidur.


"Jadi ada 100 tempat tidur yang disiapkan di RSUD Sultan Suriansyah," ujarnya.


Sejauh ini dari data yang diterima masing-masing rumah sakit baik itu miliki Pemko Banjarmasin maupun swasta untuk kesiapan tempat tidur saat ini jika ditotalkan secara keseluruhan mencapai 510 tempat tidur yang siap digunakan.


"510 itu yang sudah disiapkan menjadi ruang perawatan Covid-19 se-kota Banjarmasin. Termasuk juga di dalamnya dengan rumah sakit rujukan seperti Ulin, Ansyari Saleh pokoknya seluruh rumah sakit di Banjarmasin kita memiliki tempat tidur 510," tuturnya.


Selain itu, tenda-tenda darurat untuk rawat inap pasien Covid-19 pun sudah mulai dipersiapkan. Baik itu tenda besar maupun tenda kecil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin.


"Tenda besar itu cukup 40 tempat tidur lengkap dan tenda kecil itu satunya cukup 10 kali 6 jadi 60 totalnya. Jadi itu tambahan yang juga kita siapkan tenda yang di pasang di depan RSUD Sultan Suriansyah di halaman parkir tentunya," paparnya.


Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menuturkan selain tenda darurat yang disiapkan. Pemko Banjarmasin juga menyiapkan puskesmas sebagai rawat inap bagi pasien Covid-19 nantinya.


Selain itu, pihaknya juga akan merekrut tenaga kesehatan (nakes) baru untuk mengisi layanan Covid-19.


Tentunya dalam hal itu, anggaran dana yang telah disiapkan pihaknya dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin itu mencapai 10 miliar.


"Gaji dan tunjangan kebutuhan alat-alat kesehatan yang diperkirakan 10 miliar," bebernya.


Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 melalui jalur masuk ke Kota Banjarmasin. Pihaknya juga telah melakukan pengawasan dan perketatan di setiap jalur masuk baik itu jalur darat, laut, maupun udara.


"Diperketatnya jalur masuk ke Banjarmasin yang wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif. Tinggal penjagaannya saja nanti jangan sampai lolos dan jalan tikus yang dipakai hingga terjadi pergerakan. Intinya semaksimal mungkin mengurangi pergerakan manusia terutama dari luar," pungkasnya.


(Hamdiah)

1 tampilan0 komentar