Kasus Aktif Covid-19 Terus Melonjak, Kini Status PPKM Banjarmasin Naik Ke Level 3

terasbanua.com, Banjarmasin - Kota Banjarmasin merupakan salah satu dari 37 kabupaten/kota di Indonesia yang kini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.



Dimana sebelumnya, status PPKM Kota Banjarmasin sempat bertahan lama di level 2. Mengingat kasus aktif Covid-19 saat itu terus mengalami penurunan bahkan pernah 0 kasus.


Namun saat ini, kasus aktif Covid-19 kembali melonjak signifikan setiap harinya. Bahkan dari data terakhir milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin (14/2) kasus aktif sudah menembus angka 2322 jiwa.


Tentunya hal tersebut lah yang menjadi salah satu pemicu kenaikkan status PPKM di Banjarmasin saat ini menjadi level 3, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendgari).


"Lonjakan kasus yang tertinggi dan kita sudah menembus di angka 2 ribu lebih. Ya ini memang penyebab faktor utamanya," ucap Plt Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat dikonfirmasi di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Selasa (15/2/2022).


Langkah pertama yang dilakukan pihaknya usai ditetapkan PPKM level 3 di Banjarmasin yakni melakukan sosialisasi di tengah masyarakat mengenai Inmendagri tersebut.


"Agar masyarakat mengetahui dan tidak kaget bahwa itu bukan peraturan yang dibuat-buat Pemko Banjarmasin. Tapi kebijakan sifatnya nasional yang harus diikuti," tandasnya.


Selain itu, pihaknya juga akan bersinergi dengan petugas gabungan yakni TNI-Polri, Satpol PP dan pihak lainnya untuk menyesuaikan penegakkan kebijakan Inmendagri tersebut.


Tidak hanya itu, vaksinasi di tengah masyarakat juga terus digencarkan. Terutama penyempurnaan vaksinasi melalui booster yang sudah bisa dilakukan.


Sehingga ia berharap bagi masyarakat yang belum booster bisa segeranya mendapatkan booster agar antibodi dalam tubuh terbentuk dengan baik dan sempurna.


Seiring melonjaknya kasus dan diberlakukan PPKM level 3 di Banjarmasin saat ini. Pihaknya juga terus berupaya untuk melakukan penguatan pada Tes, Lacak, dan isolasi (TLI) pada masyarakat.


Diketahui, penerapan PPKM level 3 ini akan berlaku selama 14 hari ke depan di Banjarmasin hingga kemudian dilakukan  evaluasi.


Secara terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan dengan naiknya status level PPKM di Banjarmasin saat ini. Diharapkan masyarakat tidak panik, namun tetap waspada terhadap penularannya Covid-19.


"Kami berharap level 3 ini kita sikapi dengan sewajarnya saja tetap menerapkan protokol kesehatan tetapi jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan kecemasan di masyarakat," terangnya.


Ibnu juga memastikan seluruh aspek baik itu, ekonomi, keselamatan masyarakat dan lainnya tetap diperhatikan di tengah lonjakan kasus dan diberlakukannya PPKM level 3 di Banjarmasin.


(Hamdiah)

9 tampilan0 komentar