Karena Sakit, Pemilih di TPS 17 Lakukan Pencoblosan Di rumah

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, tentunya banyak harapan dari masyarakat untuk yang terpilih nanti bisa menjadikan Kalimantan Selatan menjadi lebih baik lagi ke depannya.


Karena sakit, seorang warga menyalurkan hak pilihnya di rumah
Karena sakit, seorang warga menyalurkan hak pilihnya di rumah

Seperti salah satu pemilih dari TPS 17 berlokasi Pekapuran A, Kelurahan Karang Mekar, Nurdian, yang tidak ingin melewatkan pemilihan pada Pilkada kali ini dengan melakukan pencoblosan di rumah.


Nurdian, menerangkan bahwa dirinya sedang sakit pinggang sehingga meminta Kelompok Panitia Pemungut Suara (KPPS) untuk mendatangi dirinya ke rumah dalam melakukan pencoblosan.


"Saya tidak bisa ke TPS karena tidak kuat, lagi sakit pinggang jadi di rumah saja," ujarnya saat disambangi, Rabu (9/12/2020).


Melalui pencoblosan ini, ia berharap kepada pemimpin terpilih nanti baik itu Gubernur Kalsel maupun Wali Kota Banjarmasin bisa amanah menjalankan tugasnya.


"Mudah-mudahan yang terpilih amanah," ucapnya.


Sementara itu ketua KPPS di TPS 17, Novitri Syafarida, menerangkan, bahwa pihak KPPS menerima panggilan sekitar jam 11 siang dari salah satu warga yang meminta pencoblosan diadakan di rumah.


Menurut informasi, warga tersebut mengeluhkan sakit pinggang hingga tidak bisa mendatangi TPS untuk melakukan pencoblosan.


"Tadi suami ibu menghubungi kami bahwa istri beliau sakit pinggang jadi meminta pencoblosan dilakukan di rumah saja," ucapnya.


Setelah mendapat informasi tersebut, KPPS menyambangi rumah warga tersebut dengan mengunakan APD lengkap dan membawa lembar surat suara serta perlengkapan lainnya untuk mencoblos.


Mengenai pencoblosan di rumah, diakui Novitri bahwa prosedur yang dilakukan sesuai dengan Pasal 221 Peraturan KPU (PKPU) Pemungutan dan Penghitungan Suara Nomor 3 Tahun 2019 yang mengutamakan pelayan pemilih.


"Kami siap mendatangi pemilih yang sakit untuk melakukan pencoblosan di rumah sesuai dengan peraturan yang berlaku tentunya," terangnya.


(Hamdiah)

6 tampilan0 komentar