Karena Covid-19 Setiap TPS Dibatasi Maksimum 500 Pemilih

Diperbarui: 23 Nov 2020

TERAS BANUA, BANJARMASIN. Pada pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang setiap tempat pemungut suara (TPS) akan dibatasi dari jumlah tampung warga yang memiliki hak pilih dari 800 orang menjadi 500 orang saja.


Pasalnya hal ini sesuai dengan aturan yang baru saja dikeluarkan mengenai pasal 21 Ayat 4 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada dalam kondisi bencana non alam covid-19.




Ketua Komisi Pemilih Umum Kota Banjarmasin, Rahmiati Wardah menerangkan sesuai dengan peraturan yang ada maka setiap satu TPS di kota Banjarmasin tentunya hanya akan menampung maksimalnya 500 orang saja. Namun, untuk data yang telah tercatat di setiap TPS di kota Banjarmasin tidak ada yang sampai 500 pas untuk warga yang memiliki hak pilih.


"Jumlah TPS yang ada di kota Banjarmasin ada 1.199 (seribu seratus sembilan puluh sembilan) dengan jumlah pemilih ada 448. 157 (empat ratus empat puluh delapan ribu seratus lima puluh tujuh" Tutur Rahmiati Wardah.


Diakui Rahmiati Warda untuk jumlah TPS pada masa pandemi covid-19 berkurang dari pada masa pilkada normal karena sesuai dengan aturan batasan maksimum pemilih.


"Kalo jumlah TPS berkurang karena waktu di Pileg itu batas maksimum dari pemilih ada 300 untuk setiap TPS. Jadi waktu pileg ada 1.879 (seribu delapan ratus tujuh puluh sembilan), tetapi untuk pilkada ini karena jumlah maksimumnya 500 maka berubah menjadi 1.199" Ungkapnya.


Selain itu partisipasi masyarakat dalam pilkada serentak kali ini dari KPU kota Banjarmasin telah menarget sebanyak 75% yang pada pilkada sebelumnya hanya mencapai 65,5%.


(Hamdiah)

66 tampilan0 komentar