Kabar Baik, Ada Layanan Telemedicine Covid-19 Untuk Warga Yang Lagi Isoman

terasbanua.com, Banjarmasin - Ada kabar baik untuk warga Kota Banjarmasin, khususnya yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Pasalnya Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin telah menyediakan layanan Telemedicine Covid-19 secara gratis kepada warga dengan menghubungi PSC 119 Banjarmasin atau dengan nomor WhatsApp 08115033119.


"Kalau memerlukan konsultasi dokter, kita juga punya layanan telemedicine. Itu ada 6 dokter ahli yang punya kapasitas konsultasi seperti konsultasi di rumah sakit ataupun di klinik," ucapnya kepada awak media, usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga isoman, di Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat, Senin (9/8/2021).


"Kalau ada yang harus didatangi karena gawat darurat bisa telpon 119. Itu layanan 24 jam untuk kegawatdaruratan, jadi kalau ada yang sesak nafas atau apa langsung saja hubungi nanti langsung di jemput," sambungnya.


Ibnu menjelaskan tersedianya layanan telemedicine ini tak lain untuk membantu warga terutama yang menjalani isoman di rumah untuk berkonsultasi terkait kondisi warga yang sedang menjalani isoman.


Mengingat warga Kota Banjarmasin yang hanya memiliki gejala ringan, dianjurkan untuk menjalankan isoman di rumah saja. Secara tak langsung hal tersebut juga membantu Pemko Banjarmasin memantau warga isoman secara online.


"Gejala ringan isoman saja di rumah untuk mengurangi beban di rumah sakit. Kalau tidak sesak nafas itu silahkan menjalankan isoman di rumah saja. Baik itu sampai 10 hari hingga 14 hari untuk mengurangi beban di rumah sakit," paparnya.


Adapun untuk warga yang menjalankan isoman di rumah akan mendapat support vitamin dan obat-obatan dari Pemko Banjarmasin.


"Obat-obatan nanti disupport oleh puskesmas karena 4 pilar ini yakni kepala desa, kepala puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu berkoordinasi," ujarnya.


Sebagaimana Instruksi Panglima TNI dan juga Kapolri yang meminta 4 pilar tersebut harus saling bersinergi.


"Baik itu aplikasi silacak atau ina risk itu dilaporannya ada semua. Jadi 4 pilar yang ada di lapangan tersebut harapkan bisa memastikan warga isoman. Tentu dengan begitu warga isoman masih menjadi pantauan kita," akhirnya.


Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menambahkan bahwa diaktifkannya layanan telemedicine untuk membantu pihaknya dalam memantau perkembangan warga yang sedang menjalani isoman di rumah.


Mengingat banyak petugas puskesmas dan nakes yang terpapar Covid-19 dalam melayani langsung pasien. Sehingga pola pemantauan status kesehatan orang terutama yang isoman melalui telemedicine.


"Hingga sampai hari ini ada sebanyak 196 orang petugas puskesmas yang terpapar Covid-19," ujarnya, Jumat (6/8/2021) lalu.


Selain mengaktifkan layanan telemedicine, pihaknya juga telah menambah tenaga tracer yang ditempatkan masing-masing Kelurahan sejak hari ini.


(Hamdiah)

38 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua