• Krisna

Jual Elpiji 3 Kg di Atas HET, Seorang Pengelola Pangkalan Gas Diperiksa Polisi

terasbanua.com, Banjarmasin - Langkanya gas elpiji 3 kg beberapa pekan terakhir ini cukup meresahkan masyarakat Kota Banjarmasin, hal ini membuat Satreskrim Polresta Banjarmasin turun tangan mengusut tuntas hal tersebut. 

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi. Foto: Krisna.

Kini polisi sedang dalam proses penyelidikan terkait kelangkaan tersebut, terutama jika ditemukan ada indikasi kecurangan di lapangan.


Terkait hal tersebut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi mengatakan pihaknya pada Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 16.20 Wita telah melakukan penindakan terhadap seorang pria berinisial SN.


Hal tersebut karena diduga SN pengelola pangkalan elpiji 3 kg Barliyani yang beralamat di Jalan Kapur Naga 1 RT 16 RW 02 No 03, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan telah memperdagangkan gas elpiji 3 kg bersubsidi melebihi harga eceran teringgi (HET) yang telah ditetapkan yaitu Rp 17.500.


"Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya seorang pedagang yang menjual elpiji 3 kg kepada konsumen / pengecer dengan harga Rp 20.000," ucap Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kamis (18/2/2021).


"Menindaklanjuti informasi tersebut petugas langsung mendatangi tempat usaha yang memperdagangkan elpiji 3 kg tersebut," tambahnya.


Di tempat tersebut kemudian ditemukan tabung elpiji 3 kg sebanyak 217 buah dan masyarakat yang membeli tabung elpiji. Selanjutnya saksi dan barang bukti dibawa ke Mapolresta Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.


"SN pengelola pangkalan yang menjual LPG bersubsidi melebihi HET tersebut itu terancam Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 10 huruf (a) UU RI No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen," terangnya.


(Krisna)

0 tampilan0 komentar