Jokowi Resmikan Jembatan Sei Alalak, Ibnu Berharap Lintas Perekonomian Antar Daerah Berjalan Lancar

terasbanua.com, Banjarmasin - Menjadi momentum paling ditunggu masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel). Akhirnya Jembatan Sei Alalak resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam peresmian ini, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terlihat turut mendampingi Jokowi sapaan akrab orang nomor satu di Indonesia tersebut bersama dengan Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang berhadir.


Ditemui awak media seusai acara, Ibnu Sina menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang sudah berkenan datang untuk meresmikan ikon baru di Kalsel ini.


"Beliau juga bangga tadi karena jembatan ini fungsinya menghubungkan dua provinsi juga yakni Kalsel dan Kalteng," ucap Ibnu.


Tentu dengan hadirnya jembatan yang sempat populer dengan sebutan Jembatan Basit ini, diharapkan mampu memperlancar lintas perekonomian antar daerah.


"Beliau juga sempat bertanya dengan bupati ada apa saja di sebelah. Ternyata ini sumber pertanian kita. Jadi Insya Allah Banjarmasin adalah kota dagang dan Barito Kuala adalah kota penghasil lumbung padi nasional," ungkapnya.


"Mudah-mudahan dengan hadirnya Jembatan Alalak ini bisa memperlancar arus roda perekonomian Kalsel," sambungnya.


Rencananya di sekitaran kawasan Jembatan Sei Alalak tersebut akan diperindah dengan hadirnya museum mini.


"Di sebelah ada lahan cukup untuk kita bangun Gedung Mini Museum bertujuan untuk mengenang sejarah pembangunan Jembatan Sei Alalak ini," ujarnya.


Tentunya hal ini bertujuan untuk menarik para wisatawan yang akan berkunjung ke Jembatan Sei Alalak.


"Mudah-mudahan Jembatan Sei Alalak ini bisa menjadi ikon pariwisata juga bagi Kalimantan Selatan yang nyaman untuk dinikmati baik pagi mau sore saat berkunjung," harapnya.


Diketahui, untuk pembangunan Jembatan pertama di Indonesia yang memiliki struktur melengkung ini telah menghabiskan biaya sebanyak 318 miliar.


"Saya sampaikan bahwa biaya pembangunan ini dari APBN 278 miliyar. Tapi APBD kota juga ada untuk pembebasan lahan sebesar 40 miliyar. Jadi totalnya itu saya koreksi ada sekitar 318 miliar,"


Maka dari itu, ia berharap jembatan yang telah menghabiskan biaya sebanyak 318 miliar ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan dirawat dengan sebaik-baiknya.


"Kita titip untuk dijaga dan dirawat. Mudah-mudahan bisa menjadi kebanggaan kita semua," tandasnya.


(Hamdiah)

4 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua