Jelang Putusan Sengketa Hasil Pilkada 2020, KPU Kota Banjarmasin Optimis Memenangkan

terasbanua.com, Banjarmasin - Menjelang keputusan hasil gugatan sengketa perselisihan hasil Pilkada (PHPKda) pada 22 Maret 2021 mendatang. KPU Kota Banjarmasin mengaku tidak ada persiapan khusus atas hasil keputusan nanti.

Namun pihaknya siap menerima apapun hasil akhir keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) nanti.


"Tidak ada persiapan khusus. Apapun keputusan MK apakah di terima atau di tolak atau kah tidak terima, kita tetap terima dan menjalani," ucap Heri Wijaya Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Banjarmasin, saat ditemui terasbanua.com, Rabu (17/3/2021) sore.


Heri memaparkan bahwa setelah putusan MK dikeluarkan maka. Pihaknya segera melaksanakan penetapan calon pemenang pada Pilkada 2020. Sesuai dengan peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2005.


"Penetapan calon terpilih selambat-lambatnya tiga hari setelah terpilih. Otomatis hari Kamis tanggal 25 Maret akan kita tetapkan pemenang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin tahun pada Pilkada 2020," ungkapnya.


Saat ditanya apabila gugatan pemohon diterima maka langkah apa yang akan dilakukan pihak KPU Kota Banjarmasin. Heri menjawab bahwa tidak bisa berkomentar banyak karena masih menunggu hasil keputusan MK.


"Kita belum tahu makanya kita tidak bisa berandai-andai karena kita lihat putusan MK nya seperti apa itu yang kita laksanakan," tuturnya.


Namun melihat dari tuntutan pemohon yang meminta Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan hasil Pilkada tahun lalu itu diskualifikasi.


"Dia cuman minta di diskualifikasi calon dan setelah di diskualifikasi calon mereka juga meminta dilakukan pemungutan suara ulang dan diikuti 4 Paslon," pungkasnya.


Heri mengaku dirinya belum tahu mekanismenya akan seperti apabila gugatan diterima dan dilakukan PSU. Namun pihaknya sudah siap dari hasil putusan tersebut.


"Tergantung putusan MK nanti. Mekanisme belum tahu seperti apa karena pasti perlu waktu," kata Heri.


Dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada tuntutan kemenangan yang meminta dari Paslon No 4 apabila gugatannya diterima.


"Perlu kita garis bawahi bahwa tidak ada permintaan memenangkan yang permohonan," tegasnya.


Saat ditanya apakah optimis akan memenangkan sidang gugatan tersebut. Heri mengaku pihaknya sangat optimis karena telah melaksanakan Pilkada sesuai prosedur dan memiliki bukti yang kuat.


"Kalau dilihat dari MK jawaban kita, pembuktian kita ya pihak kita dan pihak terkait sangat optimis dengan hasilnya. Apapun keputusan MK nanti kami siap,"


Sidang keputusan hasil gugatan sengketa (PHPKda) yang akan digelar secara daring pada 22 Maret mendatang di Mahkamah Konstitusi RI. Nantinya persidangan tersebut akan dihadiri perwakilan KPU Kota Banjarmasin yang akan berangkat satu hari sebelumnya.


"Sidang nanti akan dihadiri perwakilan KPU Kota Banjarmasin mungkin Komisioner atau Kuasa Hukum. Tanggal 21 berangkat ke Jakarta kami mengikuti sidang secara daring di KPU RI," bebernya.


(Hamdiah)

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua