Jelang Putusan MK, Tim Pemenangan Ibnu Sina-Arifin Noor Gelar Shalat Hajat dan Doa Bersama

terasbanua.com, Banjarmasin - Menunggu hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil suara Pemilihan (Pilwali) Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digugat oleh pihak Ananda - Mushaffa Zakir.

Suasana shalat hajat dan doa bersama yang diselenggarakan oleh Tim Pemenangan Ibnu Sina - Ariffin Noor yang bertempat di DPC PKB Kota Banjarmasin. Foto : Hamdiah
Suasana shalat hajat dan doa bersama yang diselenggarakan oleh Tim Pemenangan Ibnu Sina - Ariffin Noor yang bertempat di DPC PKB Kota Banjarmasin. Foto : Hamdiah

Tim Pemenangan Ibnu Sina - Arifin Noor dari partai koalisi pengusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Banjarmasin mengelar shalat hajat dan doa bersama yang bertempat di DPC PKB Kota Banjarmasin, Sabtu (19/3/2021) malam.


Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia menuturkan bahwa acara yang digelar pihaknya adalah sebagai bentuk bersyukur karena berakhirnya beberapa musibah yang terjadi di Banjarmasin dan sekaligus pasca-pilkada beberapa waktu lalu.


"Mudah-mudahan hajat kita semua dan warga untuk membuat Banjarmasin lebih beiman dan bermartabat terkabul karena semua ikhtiar kita laksanakan tinggal menunggu hasil dan bertawakal dengan Allah," ucap Hilyah usai acara kepada terasbanua.com, Sabtu (20/3/2021) malam.


Pihaknya juga berharap apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil perolehan suara pada Pilkada lalu merupakan keputusan yang terbaik oleh MK.


"Apapun hasilnya kita terima dan itu pasti yang terbaik untuk masyarakat. Semoga MK memutuskan yang terbaik, adil dan menghasilkan pemimpin kota Banjarmasin untuk lebih baik serta pemimpin yang amanah" harapnya.


Siapapun yang menang nanti. Dirinya berharap dari kedua kubu untuk saling menghargai hasil keputusan MK tanpa ada perpecahan dari kedua belah pihak.


"Siapapun pemenangnya dan siapapun yang kalah itu bersama kita untuk membangun kota Banjarmasin. Intinya saling menghargai hasil keputusan MK tersebut," pungkasnya.


Saat ditanya apakah kubu Paslon nomor urut 02 Ibnu Sina - Ariffin Noor optimis akan menangkan sidang sengketa Pilkada.


Pihaknya pun optimis akan memenangkan sidang sengketa tersebut. Karena menurutnya Pilkada diselenggarakan pada 9 Desember lalu sudah berjalan demokratis dan transparan.


"Menurut saya tidak ada kecurangan dan kita melihat sendiri secara demokratis dan secara hati nurani mereka memilih pemimpin yang mereka inginkan sendiri karena tidak ada money politik," tuturnya.


Sementara itu, Arifin Noor yang merupakan pasangan dari Ibnu Sina yang melaju pada pilkada tahun lalu menuturkan siap menerima apapun hasil putusan MK nanti. Karena menurutnya semua sudah ada aturan dan mekanismenya. Tentunya apapun hasilnya nanti merupakan hasil pertimbangan yang telah diselesaikan oleh pihak yang profesional.


"Mana yang patut dan tidak patut ya tentu menjadi pertimbangan mereka yang sudah profesional terkait hal itu. Jadi kami kira kita bukan masalah yakin tidak yakin tapi ini masalah proses," kata Arifin.


Arifin pun berharap pembacaan putusan sidang MK nanti merupakan hasil terbaik yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.


"Kita harapkan dari hasil nanti adalah hasil yang terbaik yang dilakukan oleh Pihak MK untuk negara," harapnya.


Dalam acara shalat hajat dan doa bersama tersebut terlihat Ariffin Noor hadir tanpa ditemani pasangannya yang maju dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin yakni Ibnu Sina.


Saat ditanya keberadaan pasangannya tersebut, Arifin menjawab kemungkinan pasangannya tersebut tidak bisa berhadir karena ada halangan.


"Tadi sudah dikabari. Mungkin beliau lagi ada kesibukan yang mendesak jadi tidak bisa berhadir," tutupnya.


(Hamdiah)

1 tampilan0 komentar