Jelang Putusan MK, Arifin Hadapi dengan Santai

terasbanua.com, Banjarmasin - Sambil menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi terkait sidang sengketa hasil perolehan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin. Arifin Noor pasangan dari Ibnu Sina kandidat nomor urut 02 tetap menghadapi dengan santai dan menjalankan rutinitas seperti biasa.

Arifin Noor calon Wakil Wali Kota Banjarmasin, Pasangan dari Ibnu Sina kandidat nomor urut 02. Foto : Hamdiah

"Aktivitas yang saya geluti selain sebagai PNS ya berjualan karena ada usaha kecil-kecilan. Saya juga sebagai dosen ngajar di Tabalong terkadang juga diminta mengajar di mana-mana. Selain itu saya juga ketua yayasan SD di Islam Kreatif di Lianggang. Jadi itulah kesibukan yang saya lakukan ya seperti biasanya," ucap Arifin Noor yang sebelum maju Pilkada 2020, dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin.


Saat ditanya apakah ada ritual atau doa khusus untuk bisa memenangkan hasil putusan MK nanti. Diakui Arifin bahwa tidak ada ritual ataupun doa khusus, karena menurutnya rutinitas agama sudah menjadi kewajiban sehari-hari.


"Itu kan rutinitas setiap hari apa yang diajarkan agama yang kita imani baik itu namanya fiqih tauhid, dan tasawuf ya kita jalankan dengan baik," ungkapnya.


Dirinya juga tidak mempersiapkan apapun untuk menghadapi keputusan MK nanti. Hanya mengikuti proses yang berlangsung selama ini.


"Tidak ada lah. Apa yang perlu disiapkan, tidak ada biasa saja kita," ujarnya.


Apapun keputusan MK nanti. Arifin siap menerima karena dirinya percaya sepenuhnya dengan kinerja pihak MK yang sudah profesional di bidangnya.


"Bukan masalah yakin tidak yakin artinya kita serahkan semuanya, karena mereka profesional. Apapun yang terjadi semua sesuai dengan proses. Bicara hasil ya kita tidak bisa mendeteksi. Kita ikuti proses saja," pungkasnya.


Apabila putusan akan berpihak dengan pasangan lawan, Arifin mengaku siap jika harus melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).


"Itukan mekanisme jadi ikuti saja. Kita terima dan harus siap karena dalam ikrar sebelum pilkada kita bersumpah dan sudah lantang siap menang dan siap kalah," tutur Arifin.


Jika hasil putusan MK nanti menyatakan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 02 memenangkan sidang sengketa. Apakah akan merangkul kontestan dan partai lainnya demi kepentingan pembangunan kota Banjarmasin?


Arifin menjawab bahwa pihaknya membuka seluas-luasannya kesempatan pada siapapun yang ingin membangun bersama untuk menjadikan kota Banjarmasin lebih baik.


"Siapapun itu, dari unsur mana pun baik itu beda agama, suku, dan ras. Kalau bisa menyumbangkan pikiran, tenaga, waktu, maupun membantu pendanaan untuk menjadi sebuah Kota Banjarmasin yang lebih baik, nyaman,bermartabat, dan beriman," ucapnya.


Apabila ditetapkan sebagai pemenang nanti. Hal pertama yang akan dilakukan tentunya sesuai dengan visi dan misi mereka untuk melaju sebagai kepala Daerah Kota Banjarmasin.


"Semua prioritas tapi kita lihat dulu sambil jalan nanti mana yang harus kita tata dulu," tutupnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar