Jelang PSU, Masing-Masing Paslon Mengaku Tidak Ada Persiapan Khusus

terasbanua.com, Banjarmasin - Pemungutan suara ulang (PSU) pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin akhirnya sudah di depan mata.

PSU digelar besok Rabu (28/4/2021) di tiga Kelurahan yakni, Mantuil, Murung Raya dan Basirih Selatan tentunya membuat 4  pasangan calon kembali bertarung untuk memperebutkan suara. Dimana sebelumnya telah dilakukan pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 lalu.


4 Paslon tersebut diantaranya paslon nomor urut 01 Haris Makkie - Ilham Noor, nomor urut 02 Ibnu Sina - Arifin Noor, nomor urut 03 Khairul Saleh - Habib Aly Alhabsyi, dan terakhir paslon nomor urut 4 Ananda - Mushaffa Zakir.


Mengenai hal tersebut tentunnya ada persiap-persiapan tersendiri yang dilakukan masing-masing paslon untuk menghadapi pelaksanaan PSU besok.


Namun nyatanya saat dikonfirmasi pada masing-masing paslon mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi PSU besok. Seperti yang diutarakan Haris Makkie yang merupakan Paslon nomor urut 01.


Dirinya mengaku tidak ada persiapan apa-apa untuk PSU besok, hanya mengalir begitu saja sembari mengikuti proses proses pelaksanaan PSU nanti.


"Kalau pun 100 persen kami memperoleh suara di tiga kelurahan itu, kami tidak dapat mengalahkan dua pasangan itu," ucapnya, melalui sambungan telepon Senin (26/04/21) sore.


Sedangkan, paslon nomor urut 02, Ibnu Sina yang juga mengaku dari pihaknya tidak melakukan persiapan khusus untuk PSU ini. Dirinya hanya ingin memastikan bahwa semua persiapan PSU berjalan lancar untuk besok.


"Kami juga menggelar shalat hajat untuk mendoakan agar PSU bisa berjalan lancar," ungkapnya, Senin (26/04/21) sore.


Sementara itu, pasangannya Arifin Noor berharap pelaksanaan PSU nanti bisa berjalan lancar dengan semestinya. Apapun hasilnya nanti ia berharap tidak ada gugatan lagi agar Wali Kota Banjarmasin yang terpilih melalui PSU ini bisa sesegeranya dilantik.


"Masyarakat sudah sangat menunggu kehadiran pemimpin, untuk menangani persoalan kota yang saat ini dihadapi bersama-sama," ujarnya.


Hal senada juga disampaikan, paslon nomor urut 03 Khairul Saleh bahwa tidak ada persiapan dalam menghadapi PSU. Pasalnya tim yang dibentuk pada Pilkada lalu telah dibubarkan.


"Kami ini, menambah suara tidak, mengurangi pun tidak. Jadi tak ada masalah untuk bagaimanapun hasilnya ke depan. Sedikit banyaknya kami sudah melihat hasil pemilu sebelumnya," tuturnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/04/21) siang.


Terakhir, paslon nomor 04 Ananda saat dikonfirmasi hanya mengucapkan banyak-banyak bersyukur saja dengan adanya pelaksanaan PSU ini.


"Itu saja persiapannya. Kalau untuk persoalan saksi-saksi, pasangan saya ustaz Mushaffa Zakir yang mengawalnya," katanya singkat ketika dikonfirmasi Selasa (27/04/21) siang.


Seperti diketahui sebelumnya, pelaksanaan PSU di beberapa wilayah di Banjarmasin dalam Pilwali ini merupakan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) RI dalam sidang sengketa Pilkada dari laporan yang dilayangkan Paslon nomor urut 04 Ananda - Mushaffa Zakir pada Paslon nomo urut 02 yakni Ibnu Sina - Arifin Noor terkait dugaan pelanggaran Pilkada.


Dimana dalam putusan tersebut beberapa gugatan Ananda diterima sehingga dilakukan PSU di tiga Kelurahan dengan melibatkan kembali 4 paslon yang melaju pada pilkada serentak tahun 2020 lalu.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar