Jelang Nataru, Sejumlah Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Naik

terasbanua.com, Banjarmasin - Jelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru). Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melakukan sidak ketersediaan bahan pokok pada sejumlah pasar tradisional yang ada di Banjarmasin.



Berdasarkan hasil pantauan tersebut, memang beberapa jenis komoditi bahan pokok terbilang aman dan stabil saat ini.


Namun tidak dengan harga komoditi cabai berbagai jenis mengalami kenaikkan yang cukup fluktuatif, seperti harga cabai merah yang biasanya harganya kisaran Rp.35 ribu sampai dengan Rp.45 ribu sekarang harganya naik menjadi Rp.55 sampai dengan Rp.65 ribu per kilogramnya.


Adapun cabai merah keriting saat ini harganya berada dikisaran Rp.65 ribu sampai dengan Rp.75 ribu. Sedangkan cabai rawit hijau berada di kisaran Rp.65 ribu sampai dengan Rp.75 ribu. Cabai rawit tiung berada dikisaran harga Rp.70 ribu sampai dengan Rp.100 ribu dan cabai rawit merah harganya Rp. 130 ribu sampai dengan Rp.150 ribu per kilogramnya.


Selain itu, untuk komoditi bawang rata-rata mengalami kenaikkan harga dikisaran seribu hingga dua ribu rupiah per kilogramnya. Dari sebelumnya harga Rp.20 ribu sampai dengan Rp.24 ribu naik menjadi Rp.22 sampai dengan Rp.26 ribu per kilogramnya.


Harga ayam ras yang sebelumnya sempat turun mengalami kenaikan lagi. Saat ini harganya ada di kisaran Rp.37 ribu hingga Rp.38 per kilogram.


Untuk harga telur ayam ras saat ini rata-rata Rp.24 per kilogram. Meskipun mengalami kenaikkan harga, namun harganya masih pada harga acuan yang di tetapkan pemerintah.


Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan bahwa menjelang Nataru biasanya harga beberapa komoditi bahan pokok memang berpotensi mengalami kenaikkan.



"Kenaikan ini terjadi akibat cuaca yaitu tingginya curah hujan dan terjadinya banjir di sejumlah daerah penghasil bahan pokok, naiknya permintaan serta penyesuaian harga dari produsen," ucap Tezar sapaan akrabnya, Senin (13/12/2021).


Sementara itu, untuk harga minyak goreng dan gula pasir juga turut mengalami kenaikkan cukup signifikan saat ini.


Menyikapi hal tersebut, Disperdagin Kota Banjarmasin telah melaksanakan operasi Pasar Minyak dan gula di beberapa wilayah di Kota Banjarmasin dengan bekerja sama dengan Koperasi Harum Manis Bersatu yang dilaksanakan tanggal 22 November sampai dengan 6 Desember 2021.


"Di samping kita juga telah bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel mengelar pasar murah pada tanggal 2 sampai 3 Desember 2021 lalu," akhirnya.


(Hamdiah)

9 tampilan0 komentar