Jelang Natal dan Tahun Baru, Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik Terutama Minyak Goreng

terasbanua.com, Banjarmasin - Jelang perayaan natal dan tahun baru, berbagai kebutuhan pokok pun mulai merangkak naik.

Diantaranya minyak goreng yang saat ini mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan di pasaran.


Adi pedagang sembako di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin mengaku harga minyak goreng normalnya hanya Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu saja per liternya.


"Sekarang sudah Rp 18 ribu per liter. Kemungkinan harga minyak goreng akan terus naik hingga Rp 25 ribu," ucapnya kepada jurnalis terasbanua.com, Rabu (17/11/2021).


Adi membeberkan bahwa kenaikkan harga yang melambung tinggi ini disebabkan karena bahan sawit yang juga dialihkan sebagai biodiesel dan kenaikkan telah terjadi dalam satu bulan ini.


Diketahui, biodiesel sendiri adalah bahan bakar terbaru berbahan baku lemak hewani, maupun nabati berupa, metil ester asam lemak (Fatty Acid Methyl Ester/ FAME) yang telah lama disebut sebagai pengganti minyak bumi.


"Ku dengar dari agen itu bahan baku supplay sawit itu jadi campuran biodiesel untuk bahan bakar makanya naik sekali," terangnya.


Tidak hanya itu, semenjak pandemi Covid-19 impor bahan sawit terutama dari Malaysia ke Indonesia juga berkurang.


"Pengaruh dari lockdown beberapa waktu lalu juga sempat menghambat impor minyak sawit menurut info," ujarnya.


Sementara itu, Kasi Monitoring dan Pengendalian Pendaftaran Perusahaan Barang Beredar Hanpokting, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Trisnawati memaparkan secara umum harga bapok dalam kondisi stabil.


Kecuali minyak goreng, yang mengalami harga Kenaikan, dikarenakan peningkatan harga dari Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah dunia.


"Selain itu juga didorong oleh meningkatnya permintaan CPO untuk industri boidiesel dan turunnya produksi CPO nasional," jelasnya, Selasa (16/11/2021) kemarin.


Kenaikkan harga juga terjadi pada cabai diakibatkan menurunnya supply masa panen di berbagai sentra produsen. Mengingat saat ini sudah memasuki fase akhir karena cabai bersifat musiman.

Adapun untuk harga telur ayam ras masih terbilang normal. Sedangkan untuk harga ayam ras potong mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari belakangan.


Dimana sebelumnya, harga ayam ras potong sempat naik diawal-awal memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.


(Hamdiah)

3 tampilan0 komentar