Jalur Rusak Parah, Warga Terpaksa Lewati Kubangan Lumpur

terasbanua.com, Kotabaru - Hampir setiap hari warga di Kecamatan Pulau Laut harus melewati jalan yang kondisinya rusak parah.



Jalan berkubang lumpur merupakan jalan Lingkar Pulau Laut, penghubung antara dua kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Laut Timur, dan Kecamatan Pulau Laut Selatan.


Sulitnya melintasi jalan rusak tersebut dituturkan oleh seorang pelajar yang menuntut ilmu keluar kampung halamannya.


Setiap kali mau berangkat sekolah tempat dirinya menimbah ilmu. Dua anak pelajar yang duduk di bangku klas 1 SMK harus melewati jalan setapak yang rusak parah.


"Demi meraih cita-cita, rasa lelah tidak kami rasakan, meski berkali kali tumbang di jalan yang berlumpur dan rimbun ranting kayu menutupi jalan yang dilewati menuju sekolah," Kata Indra, dan Ilham kepada wartawan pada Senin (20/12/2021).


Karena tidak ada akses lain, dengan menggunakan kendaraan beroda dua, lumpur, ranting kayu, dan jembatan kayu gelondongan bukan jadi hambatan.


"Terpaksa kami melewati jalur yang cukup menguras tenaga karena tidak ada pilihan lain," ujar Indra dengan nada suara yang memilukan.


Beberapa tahun silam, jalan lingkar penghubung Berangas dan Tanjung Seloka, di bangun menghabiskan anggaran miliaran rupiah kini terkesan mati suri.


Sebagian besar earga yang ingin bepergian ke Kecamatan Pulau Laut Selatan, lebih memilih lewat jalur laut dengan menggunakan perahu kecil.


"Mikir seribu kali untuk lewat jalur darat, jalannya cukup menyedihkan mirip dengan jalan binatang hutan," ungkap warga yang kapok lewat jalan Lingkar Berangas - Tanjung Seloka.


(Her)

27 tampilan0 komentar