Imbas Banjir di Wilayah Kalsel, 879 unit Gardu Listrik Dipadamkan

TERAS BANUA, BANJARBARU - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kalimantan Selatan selama beberapa hari berturut-turut mengakibatkan debit banjir yang cukup tinggi. Akibatnya 879 gardu listrik di wilayah Kalimantan Selatan  dipadamkan sementara oleh PT PLN (Persero). Pemadaman ini dilakukan demi menghindari potensi korsleting akibat tingginya banjir.

Dalam rilis yang dikirimkan ke awak media, General Manager PLN UIW Kalselteng Sudirman menyebut pemadaman listrik tersebut demi menjaga keselamatan masyarakat, sembari melakukan pemantauan debit air di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.


"Kami sudah kerahkan seluruh tim untuk melakukan pemantauan debit air di wilayah terdampak banjir, dikarenakan debit air semakin tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, langkah awal yang harus kami lakukan adalah memutus sementara aliran listrik ke Pelanggan yang terdampak," kata Sudirman dalam keterangan tertulis.


Diketahui, ada 50.645 pelanggan PLN yang terdampak pemadaman. Untuk itu, demi meminimalisir padamnya listrik di daerah yang tidak terdampak, PLN menerjunkan sebanyak 245 personel untuk melakukan lokalisir jaringan.


"Dari total 879 unit Gardu Distribusi yang terpaksa harus kami padamkan akibat banjir, 113 di antaranya sudah kami alirkan listrik kembali. Kami pastikan akan terus melakukan pemantauan debit air dan segera mengambil langkah cepat melakukan penormalan suplai ke pelanggan," tutupnya.


(Ri)

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua