Ibnu Sina Ingatkan Panitia Kurban Tidak Membuang Kotoran Hewan Ke Sungai

terasbanua.com, Banjarmasin - Menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2021. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina ingatkan panitia kurban untuk tidak membuang kotoran dari pemotongan hewan kurban ke sungai.

Proses pemotongan hewan kurban sapi oleh panitia. Foto : Istimewa.

"Jeroan dan kotoran atau apapun itu, sisa-sisa pemotongan jangan dibuang di sungai tapi kubur dengan tanah," ucap Ibnu Sina kepada awak media.


Pasalnya menurut Ibnu, setiap tahunnya masih ada saja ditemukan organ dalam hewan kurban ditemukan hanyut di sungai yang ada di Banjarmasin.


"Tahun kemarin masih ada. Jadi saya tidak ingin melihat ada yang organ perut sapi hanyut lagi di sungai. Apalagi sampai di depan Balai Kota," tegasnya.


Tentunya larangan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjaga lingkungan terutama sungai.


Mengingat julukan kota Seribu Sungai ini akan elok jika sungai-sungai yang ada dalam keadaan air yang bersih dan tidak tercemari dari sampah maupun limbah lainnya.


"Saya berharap sekali pada panitia kurban supaya kondisi sungai kita tetap baik dan jangan mencemari sungai," imbuhnya.


Ibnu juga menuturkan, kalau memang perlu bantuan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membantu membersihkan sisa-sisa penyembelihan hewan kurban. Maka DLH akan siap membantu.


"Kalau memang harus diambil oleh DLH ya sampaikan saja informasinya kita siapkan tapi jangan sekali-kali dibuang ke sungai," ingatnya kembali.


Selain itu, pembagian daging kurban juga nantinya tidak mengunakan plastik untuk bungkusannya melainkan bakul purun. Guna mengurangi pengunaan plastik di Banjarmasin.


"Kemudian juga tetap memberlakukan bakul purun untuk mengurangi kantong plastik. Apalagi warna hitam tidak bagus untuk membungkus daging," ujarnya.


Tentunya pelaksanaan kurban nanti tetap mematuhi protokol kesehatan terutama panitia kurban yang melakukan proses pemotongan hewan.


"Saya minta titip pesan betul kepada panitia ibadah kurban tolong pelaksanaan kurbannya tetap mematuhi protokol kesehatan dan untuk menghindari terjadinya kerumunan kalau bisa pembagian dagingnya secara bergrup atau diantar ke rumah masing-masing," akhirnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar