Ibnu Bersama Komunitas Peduli Lingkungan Tuangkan Cairan Eco Enzymen Ke Sungai Martapura

terasbanua.com, Banjarmasin - Peduli terhadap lingkungan sungai, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama dengan Komunitas Eco Enzymen Nusantara Kalimantan Selatan (Kalsel) menuangkan cair eco enzymen ke Sungai Martapura yang bertempat Wisata Pasar Terapung Siring, Jumat (20/5/2022).



Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa cairan eco enzymen itu berasal dari proses fermentasi limbah organik sisa sayur-sayuran dan buah-buahan yang bermanfaat untuk menjernihkan air sungai serta memulihkan lingkungan.


"Eco enzymen ini sudah sangat marak di seluruh dunia karena bahannya tersebut bisa bermanfaat," ucapnya sesuai acara.


Di samping itu, menurutnya dengan adanya pengolahan sampah organik ini menjadi bahan yang bermanfaat. Tentunya dapat mengurangi sampah organik yang dihasilkan.


"Di banding di buang begitu saja baik diolah eco enzymen itu sudah sangat terbukti. Misalnya ketika bencana itu bisa membuang bau-bau termasuk juga disinfektan. Pada saat pandemi kemarin kita juga gunakan cairan itu disinfektan" terangnya


Adanya gerakan positif seperti ini, tentunya ia berharap bisa di contoh oleh pihak lainnya. Sebagai langkah pembangunan di Kota Banjarmasin.


Apalagi menurutnya, pembangunan kota Banjarmasin harus melibatkan semua pihak. Salah satunya adalah semua komunitas. Seperti pecinta lingkungan, peduli sungai dan kebersihan untuk tidak membuang sampah sembarangan.


"Itu harus kita galakan dan menjadi modal dasar untuk pembangunan kota Banjarmasin," akhirnya.


Sementara itu, Ketua Komunitas Eco Enzymen Nusantara Kalsel, Akbar Rahman mengatakan bahwa ada sekitar 40 liter cairan eco enzymen yang dilarutkan di Sungai Martapura pada kegiatan hari ini.


"Dalam rangka memperingati Hari Eco Enzymen sedunia yang ke-8 kita menuangkan sekitar 40 liter eco enzymen dengan peserta 50 orang lebih dari berbagai komunitas peduli lingkungan di Banjarmasin," ungkapnya.


Diakuinya 40 liter cairan eco enzymen yang telah dituangkan memang tidak cukup dengan volume Sungai Martapura yang cukup banyak. Namun jika dilakukan proses secara kontinyu itu akan memperbaiki ekosistem air secara perlahan.


"Makanya kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memulai membuat eco enzymen yang banyak manfaatnya," katanya.


Melalui momentum ini, pihaknya pun memanfaatkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa eco enzymen ini sangat bermanfaat pada air sungai.


Apalagi kota Banjarmasin memiliki julukan Kota Seribu Sungai. Tentu ini menjadi perhatian semua pihak untuk peduli terhadap lingkungan sungai.


Sejauh ini lanjutnya, pihaknya telah melakukan kegiatan rutin merawat sungai di Kota Banjarmasin sejak bulan Januari 2022 lalu.


"Sudah ada titik yang kita lakukan penuangan secara berkala, satu minggu atau dua minggu sekali yaitu Sungai A. Yani dan Sungai Veteran," akhirnya.



Hamdiah

1 tampilan0 komentar