Ibnu Berharap UMKM Manfaatkan Pergelaran Pasar Ramadhan yang Tersebar di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Meski Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tidak mengelar pasar ramadhan terpusat karena tidak adanya anggaran di tahun ini.



Pergelaran pasar ramadhan secara mandiri di masing-masing Kecamatan yang ada di Banjarmasin diperkenankan buka.


Salah satunya pergelaran pasar ramadhan yang berada di Halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan. Terlihat para pedagang menjual berbagai aneka makanan dan takjil untuk berbuka puasa.


Gina pedagang kue di pasar ramadhan Kecamatan Banjarmasin Selatan mengaku baru kali ini dirinya berjualan di pasar ramadhan.


Mengingat sebelumnya, dirinya hanya berjualan melalui online dengan memanfaatkan sosial media miliknya sendiri.


"Apalagi pandemi kemarin saya jualan online. Kalau sekarang karena ada pasar ramadhan. Saya pun ikut memasang lapak disini dan disini pertama kali dilaksanakan pasar ramadhan," ungkapnya saat diajak jurnalis terasbanua.com berbincang-bincang.


Tentunya dengan pergelaran pasar ramadhan di masing-masing Kecamatan ini cukup membantu para UMKM yang ingin berjualan selama bulan ramadhan.


Mengingat dua tahun sudah tidak ada pergelaran pasar ramadhan, sehingga paling tidak hadirnya pasar ramadhan di masing-masing kecamatan bisa mengobati kerinduan masyarakat selama ini.


"Karena sudah lama tidak ada pasar ramadhan. Cuman ya memang disini agak sepi karena tidak banyak lapak orang jualan yang kurang menarik masyarakat untuk kesini," tuturnya.


Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina telah melakukan peninjauan di beberapa pergelaran pasar ramadhan yang tersebar di lima Kecamatan di Banjarmasin selama dua hari ini.


"Kali ini pasar ramadhan di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang saya kunjungi. Banyak menu berbuka puasa yang dijual dengan lengkap disini," ujarnya.


Ia berharap pergelaran pasar ramadhan yang dibuka di 8 titik di Banjarmasin ini bisa dimanfaatkan para pelaku usaha untuk berjualan.


"Supaya acil-acil, paman-paman dan UMKM bisa berjualan. Termasuk kaum muslim tidak kesulitan mencari menu bukaan," akhirnya.


(Hamdiah)

4 tampilan0 komentar