Hilal 1 Syawal Tertutup Awan dan Kabut, Kanwil Kalsel Tunggu Keputusan Kemenag RI

terasbanua.com, Banjarmasin - Dalam menentukan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau 1 Syawal.



Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan rukyatul hilal di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Minggu (1/5/2022).


Berdasarkan hasil pemantauan pada pukul 18.19 WITA, posisi hilal di wilayah Kalsel masih belum terlihat.



Kepala Kemenang Kalsel Muhammad Tambrin menuturkan bahwa posisi hilal tak terlihat karena terhalangi oleh asap, kabut dan angin yang terjadi di Kalsel.


"Potensi terlihat itu tertutupi karena asap, kabut dan angin yang ada disekitar kita," ucapnya kepada awak media usai memantau posisi hilal.


Selain beberapa faktor tersebut, ia mengatakan posisi hilal di Kalsel masih belum sesuai dengan kriteria Imkanurrukat MABIMS (Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia dan Singapura) terbaru yakni tinggi hilal minimal 3 derajat.


"Kalau ditempat kita posisi hilal itu 4 dan 5 derajat itu potensi terlihat. Jadi kalau MABIMS itu menentukannya minimal 3 derajat," tuturnya.


Lebih lanjut, ia mengungkapkan dari prediksi posisi hilal nantinya akan terlihat di daerah Pulau Sumatera dan Jawa.


Bahkan dari 102 titik di Kementerian Agama yang telah melakukan rukyatul hilal di seluruh wilayah Indonesia. Potensi hilal terlihat itu sudah jelas.


Meskipun begitu, dirinya tetap menghimbau kepada masyarakat agar menunggu keputusan Kementrian Agama RI untuk kepastian momentum 1 Syawal 1443 Hijriah.


"Jadi nanti kita tunggu saya keterangan jumpa pers dari Mentri Agama untuk momentum 1 Syawal ini," akhirnya.



(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua