Harusnya Banjarmasin PPKM Level 1, Namun Terkendala Capaian Vaksinasi Lansia

terasbanua.com, Banjarmasin - Dari hasil evaluasi mingguan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin terkait status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarmasin.

Ket foto : Penyuntikan vaksin Sinovac kepada lansia (Dokumentasi).

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi meyakini bahwa Banjarmasin akan turun level sebagaimana data yang telah pihaknya kantongi.


"Dari tiga indikator di tambah dengan vaksinasi yang ada berdasarkan Inmendagri 44 kita sudah berada di level 2," ucap Machli usai acara penganugerahan penghargaan kepada 10 puskesmas yang berprestasi, Senin (4/10/2021).


Machli menjelaskan bahwa Sejak 28 September hingga 3 Oktober lalu. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat 3,9 persen per 100 ribu penduduk. Tentunya hal tersebut menunjukkan status level di Banjarmasin berada di level 1.


Sama halnya dengan kasus perawatan mingguan pada pasien Covid-19. Data rata-ratanya ada 2,5 per 100 ribu penduduk yang juga menunjukkan level 1.


Tak hanya itu, capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin juga telah melampaui 50 persen.


"Berdasarkan total capaian vaksinasi 50,79 persen dan capaian untuk usia lanjut kita di 25, 34 persen," paparnya.


Machli membeberkan bahwa capaian vaksinasi lansia juga termasuk indikator dalam penetapan status level PPKM untuk saat ini. Sehingga pihaknya kembali gencarkan vaksinasi kepada lansia agar capaian vaksinasi secara menyeluruh terpenuhi di Banjarmasin.


"Dari 5 indikator kita nyangkut di vaksinasi lansia. Kita bisa saja level 1 tapi kita terkendala dengan vaksinasi lansia, sehingga kita simpulkan Banjarmasin berdasarkan evaluasi dan analisa kita sebenarnya level 2," terang Machli.


Kesimpulan tersebut juga diambil berdasarkan rujukan indikator yang telah ditetapkan Kemenko Kemaritiman dan Investasi maupun dari indikator yang di tetapkan oleh Kementrian Kesehatan.


Meskipun begitu, pihaknya tetap menunggu hasil keputusan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian untuk penetapan status level PPKM di Banjarmasin.


"Mudah-mudahan di pusat juga menetapkan level dua sehingga tidak ada lagi perbedaan data daerah dengan penetapan pusat," harapnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar