Harga Cabai Melonjak Tinggi Dua Kali Lipat di Pasaran Kota Banjarmasin

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Harga cabai di pasar tradisional mengalami kenaikan hingga dua kali lipat lebih. Bahkan kondisi ini rupanya sudah terjadi sejak November lalu.

Harga cabai di pasaran Kota Banjarmasin melonjak tajam

Aulia, satu diantara pedagang cabai di Pasar Sentra Antasari menyebut kenaikan harga per kilogram cabai di pasaran sudah mencapai Rp 70 ribu dari harga normalnya berkisar Rp 30 ribu.


Kenaikan cabai yang dipasoknya dari Pulau Jawa dan Sumatera ini juga disebabkan lamban dan banyaknya gagal panen di tengah faktor cuaca yang tak mendukung, lantaran seringkali hujan.


“Akibat hujan ini, juga mengakibatkan pengiriman menjadi terhambat di jalur laut,” katanya.


Meski begitu, kenaikan harga diakui Aulia tak berpengaruh terhadap para pelanggannya untuk membeli cabai. Sebab, ia menyebut cabai sebagai salah satu bahan pokok yang dibutuhkan bagi masyarakat.


Sementara itu, melonjaknya harga cabai di pasaran dibenarkan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani disebabkan curah hujan yang tinggi.


Kenaikan harga cabai pun tidak hanya dirasakan warga Kalsel, tetapi Birhasani menyebut secara nasional juga mengalami kenaikan sejak Desember 2020.


“Kenaikan harganya pun berbeda seperti mulai dari kisaran 10 hingga 20 persen tergantung jenis cabai,” tutupnya.


(Ri)

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua