Hadiri Pelantikan IGI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina Menandatangi SK Kesejahteraan Guru Honorer

terasbanua.com, Banjarmasin - Pengurus Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Banjarmasin masa bakti 2021-2026 secara resmi dilantik oleh Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, melalui zoom virtual di Aula Kayu Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (11/9/2021).

Terlihat Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga turut berhadir menyaksikan pelantikan kepengurusan IGI Kota Banjarmasin tersebut.


Ia juga mengucapkan selamat atas mereka yang telah resmi dilantik. Ia berharap kepengurusan baru IGI Kota Banjarmasin bisa bekerja dengan baik lagi untuk ke depannya.


"Saya sengaja hadir untuk memberikan support karena memang selama ini IGI Kota Banjarmasin, karena merupakan salah satu organisasi guru yang sangat aktif dalam memberikan aspirasi, pemahaman dan tuntutan," ucapnya kepada awak media, usai pelantikan.


"Apalagi di saat pendemi saat ini pembelajaran secara online yang masih dilaksanakan dan banyak lagi kendala-kendala yang dihadapi anak-anak kita, guru-guru kita. Mudah-mudahan IGI bisa memberikan solusi terhadap kemajuan pendidikan di kota Banjarmasin," tambahnya.


Dalam acara pelantikan ini, Ibnu Sina juga menandatangi Surat Keputusan (SK) untuk memberikan kesejahteraan bagi guru honorer di Banjarmasin yang saat ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.


"Ya biasa seperti kemarin mereka meminta SK untuk guru-guru honor. Ya mereka nuntut karena tidak semua Wali Kota dan Bupati mau memberikan SK sementara saya berani saja memberikan SK," tuturnya.


Diketahui, SK tersebut untuk memudahkan para guru honorer untuk mendapatkan Nomor Unik Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).


"SK itu juga dipakai untuk mendapatkan insentifnya atau apa itu sehingga itu diperlukan. Sertifikasi untuk guru soalnya itu juga perlukan SK seperti itu, makanya ya tidak di kantor dan tidak di rumah karena diperjuangkan di dunia pendidikan salah satunya adalah hak guru terutama guru honorer dan banyak lagi sekali yang harus diselesaikan," jelasnya.


"Termasuk juga kita akhirnya membuka, menerima 1.329 formasi di CPPPK. Itu kan mayoritas guru formasinya yang salah satu  tuntutan mereka yang mereka sampaikan dan  sudah kita penuhi tuntutan itu. Saya kira di samping juga ini perjuangan organisasi guru yang lain juga," akhirnya.


(Hamdiah)

8 tampilan0 komentar