Guna Menstabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri, Pemprov Kalsel Gelar Pasar Murah

terasbanua.com, Banjarmasin - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel mengelar pasar murah di Halaman Eks Kantor Gubernur Jalan Jendral Sudirman. No 4 Banjarmasin Depan Siring 0 Kilometer.



Dari pantauan jurnalis terasbanua.com di lapangan, terlihat sejak pagi warga sudah berbondong-bondong datang untuk membeli segala keperluan bahan pokok rumah tangan dengan harga yang terjangkau.


Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor mengatakan pergelaran pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang terus dilaksanakan untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok.


"Setiap awal ramadhan dan setiap menghadapi Idul Fitri. Pasar murah terus dilaksanakan," kata Paman Birin sapaan akrabnya usai meninjau pergelaran pasar murah, Senin (25/4/2022).


Mengingat kondisi pandemi Covid-19 dan beberapa harga kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikkan sekarang ini.


Tentu ini menjadi acuan pihaknya untuk terus melaksanakan pasar murah di tengah masyarakat untuk stabilitas harga.


Ia juga berharap pergelaran pasar murah ini bisa membantu masyarakat yang kesulitan selama menghadapi pandemi.


"Diharapkan ini bisa membantu masyarakat kita yang mengalami kesulitan selama pandemi," tandasnya.


Sementara itu, Sariamah warga asal Kuin Selatan mengaku senang dengan adanya pergelaran pasar murah seperti ini cukup membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok rumah tangga.


Pasalnya harga kebutuhan bahan pokok terutama minyak goreng dijual dengan harga sangat terjangkau dibandingkan di pasaran.


"Lumayan murah untuk kemasan sederhana di pasaran Rp. 22 ribu kalau disini Rp. 19 per liternya. Sedangkan premium itu sekitar Rp. 25 ribu, disini Rp. 20 ribu saja," ungkapnya.


Harga minyak goreng yang cukup terjangkau ini pun membuat dirinya membeli minyak goreng kemasan sederhana dengan jumlah yang cukup banyak.


"Maksimalnya 5 liter jadi dibeli untuk simpanan. Cukup lah untuk persediaan," ujarnya


Tentunya ia berharap harga minyak goreng bisa kembali stabil seperti sediakala yakni Rp. 14 ribu. Mengingat sudah cukup lama harga minyak goreng melambung tinggi di pasaran.


"Semoga harga bisa stabil lagi supaya tidak terlalu membebani masyarakat," tutupnya.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar