Gugatan AnandaMu Di MK Memasuki Sidang Perdana

terasbanua.com, Jakarta – Teregisternya gugatan yang dilayangkan pasangan calon nomor urut 04 Ananda - Mushaffa Zakir (AnandaMu) usai pemungutan suara ulang (PSU) pada 28 April lalu, memasuki sidang perdana.

Sidang perkara nomor 144/PHP.KOT-XIX/2021 tersebut digelar langsung di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/05/2021) dan bisa disaksikan secara luring dan daring di channel resmi You Tube Mahkamah Konstitusi RI.


Dalam persidangan tersebut juga turut dihadiri oleh pemohon Ananda dan Mushaffa Zakir yang diwakili Kuasa Hukumnya Bambang Widjojanto dan rekan.


Termohon KPU Kota Banjarmasin dan Kuasa Hukumnya, Pihak Bawaslu Kota Banjarmasin, dan pihak terkait Ibnu Sina dan Ariffin Noor yang diwakili Kuasa Hukumnya, Heru Widodo dan Rizaldi Nazaruddin.


Pada sidang panel MK dalam perkara  ini dipimpin oleh ASWANTO sebagai Ketua, dan Enny Nurbaningsih serta Daniel Y. P. Foekh sebagai anggota dengan agenda sidang pembacaan permohonan dari pemohon dan penetapan pihak terkait.


Dalam resume permohonan yang dibacakan oleh kuasa hukum pemohon mendalilkan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan pihak terkait dan pelanggaran yang dilakukan oleh termohon dalam pelaksanaan PSU 28 April 2021 lalu.


Terhadap resume permohonan yang dibacakan tersebut, kuasa hukum termohon  dan kuasa hukum pihak terkait keberatan atas dalil-dalil baru.


“Berdasarkan softcopy yang kami printout dari perbaikan permohonan yang ada diwebsite Mahkamah disandingkan dengan ringkasan yang disampaikan oleh Pemohon tadi terdapat dalil yang tidak ada dalam permohonan” tegas Heru Widodo, Kuasa Hukum pihak terkait.


Terhadap keberatan ini hakim panel MK mempersilahkan menyampaikannya pada jawaban termohon dan keterangan pihak terkait.


Sidang Selanjutnya akan digelar pada hari Jumat (21/05/2021) dengan agenda penyampaian jawaban termohon, keterangan bawaslu dan keterangan pihak terkait.


Setelah selesai agenda persidangan, terhadap dalil-dalil kecurangan tersebut, Kuasa Hukum Ibnu Sina – Ariffin, Rizaldi Nazaruddin angkat bicara.


”Dalil-dalil yang disampaikan oleh Kuasa hukum pemohon adalah tidak benar dan tidak berdasarkan fakta yang sebenarnya yang akan kami sampaikan  dan buktikan dalam keterangan pihak terkait pada agenda sidang yang akan datang dan tunggu kejutan dari kami” tegasnya.


(Hamdiah)

34 tampilan0 komentar