Gegara Berita, Eks Jubir KPK Disomasi

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Febri Diansyah, Kuasa hukum calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana dalam gugatan sengketa Pilkada disomasi oleh tim hukum pasangan calon Gubernur Sahbirin - Muhidin.

Imam Satria Jati, Tim Kuasa Hukum Paslon Sahbirin - Muhidin dalam keterangan jumpa pers di Banjarmasin

Somasi yang dilayangkan terhadap eks juru bicara KPK ini berkaitan dengan informasi yang dikutip detik.com pada 22 Desember yang ingin memperjuangkan Kalsel dalam melawan korupsi dan oligarki di Kalsel.


Informasi tersebut dinilai tim hukum paslon Sahbirin - Muhidin sangat merugikan paslonnya yang secara tidak langsung menuduh. Sehingga pihaknya meminta untuk memperjelaskan isi dari pemberitaan tersebut.


“Kami meminta kepada Febri Diansyah untuk memperjelas berita yang sudah diterbitkan di media online. Tentu Febri harus mempertanggungjawabkan karena ini akan menjadi berita bohong dan segera meminta maaf,” ujar Imam Satria Jati kepada wartawan.


Ditambahkannya, jika somasi ini diindahkan selama 1x24 jam setelah diterima, maka kuasa hukum paslon Sahbirin - Muhidin mengancam bakal melaporkan terkait dugaan berita bohong kepada Kepolisian.


Sementara, dihubungi lewan pesan singkat, Febri Diansyah membenarkan pernyataan tersebut. Meski tidak merincikan secara gamblang ditujukan kepada pihak tertentu.


“Benar saya menyampaikan hal tersebut. Sebagai bagian dari komitmen saya untuk terus melawan korupsi,” tulisnya melalui pesan singkat.


Febri mengklaim komentarnya di media tersebut sebagai bagian komitmen melawan korupsi dan tidak perlu ada pihak yang merasa tersinggung jika tidak melakukan korupsi ataupun bagian dari oligarki. Ia pun mempersilakan tim hukum paslon Sahbirin - Muhidin untuk mengajukan somasi.


“Silakan saja.. Saya kira semestinya tidak perlu ada yang tersinggung. Akan lebih baik jika ada pihak yang keberatan untuk maju ke MK dan saling membuktikan argumentasi hukum,” pungkasnya.


(Ri)

87 tampilan0 komentar