Gebyar 1 Juta Vaksin Per Hari, Pemko Banjarmasin Sasar Remaja Untuk Bervaksin

terasbanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin gebyarkan program satu juta vaksin untuk masyarakat umum di Kota Banjarmasin.

Dokumentasi vaksinasi tahap kedua pada ASN di ruang lingkup Pemko Banjarmasin yang di gelar di Balai Kota.
Dokumentasi vaksinasi tahap kedua pada ASN di ruang lingkup Pemko Banjarmasin yang di gelar di Balai Kota.

Dalam program ini Pemko Banjarmasin juga menyasar para remaja di bawah umur 18 tahun.


Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi baru-baru ini.


"Mulai dari umur 12 tahun ke atas, sesuai dengan arahan Pak Wali Kota mereka kita vaksin juga. Dimana program ini telah di launching Wali Kota sejak 1 Juli kemarin," ucapnya kepada awak media.


Disinggung apakah pemberian vaksinasi akan dilakukan di sekolah masing-masing. Mengingat pada Juli ini Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan diberlakukan.


Machli menjawab, para remaja cukup lakukan vaksinasi di puskesmas di wilayah masing-masing saja dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK).


"Remaja tetap kita himbau bervaksinnya di Puskesmas, kecuali kelompok-kelompok yang seperti LP kemarin tinggal berkelompok di sana termasuk panti asuhan dan panti-panti lain yang ada di Banjarmasin itu kita yang datang ke tempat itu," jelasnya.


Hal serupa juga diberlakukan pada masyarakat umum. Akan tetapi, bagi masyarakat yang KTP nya beralamat dari luar daerah, namun bekerja di Banjarmasin, tetap diperkenakan untuk mengikuti vaksinasi.


"Barangkali ada yang bertugas di Banjarmasin tapi KTP nya luar daerah itu juga tetap kita vaksin," ungkap Machli.


Dalam gebyar vaksin satu juta per hari yang diberikan secara gratis untuk masyarakat umum ini. Tentunya Machli berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut.


"Jadi mumpung gratis yang ini maka saya harap masyarakat bisa memanfaatkan ini, karena vaksin yang berbayar itu sekali suntik 500 ribu jadi lumayan," tuturnya.


Tentunya hal tersebut, guna meningkatkan herd immunity di tengah masyarakat, mengingat situasi saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.


"Jadi kami himbau kepada masyarakat untuk bervaksin agar kita bisa menjadikan Banjarmasin ini sebagai herd immunity," harapnya.


Saat ditanya berapa target gebyar vaksinasi yang masuk dalam tahap ketiga program vaksinasi ini. Machli menuturkan bahwa seluruh masyarakat kota Banjarmasin menjadi target dalam vaksinasi ini.


Berdasarkan data terakhir, vaksin yang tersisa di Dinkes Banjarmasin ada sekitar 656 vial. Tentunya untuk bisa memenuhi target pihaknya terus mengupayakan tambahan vaksin dari Kementrian Kesehatan.


"Vaksin tersedia memang secara bertahap dari Kementerian Kesehatan mendistribusikan. Tapi kalau habis kita minta lagi dan seterusnya yang jelas presiden sudah menginstruksikan 1 juta dalam per hari itu harus kita dukung dan laksanakan dan di Banjarmasin," pungkasnya.


Diketahui sebelumnya dalam vaksinasi tahap kedua, sasaran vaksinasi pada pelayan publik sudah mencapai 100 persen lebih.


"Pelayanan publik itu sudah mencapai 201,89 persen lebih dari termin pertama dan kedua. Tentunya kita memperluas sasaran vaksinasi sebagaimana Surat Edaran Dirjen P2P," ujarnya.


Sedangkan, target vaksinasi pada lanjut usia (lansia) termin pertama dan kedua, sejauh ini sudah mencapai 27,9 persen.


(Hamdiah)

3 tampilan0 komentar