• Krisna

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Mahasiswa Perantauan Terdampak Susah Atur Pengeluaran

terasbanua.com, Banjarmasin - Pandemi Covid-19 dan pasca bencana banjir sekarang ditambah lagi dengan langka dan mahalnya gas elpiji 3 kg, semakin membuat resah masyarakat khususnya mahasiswa perantauan.

Keterangan: mahasiswa kesusahan untuk masak sendiri karena langkanya gas elpiji. Foto: Krisna.

Harus bayar kost dan pengeluaran kuliah lainnya, uang bulanan kebanyakan mahasiswa yang cukup terbatas memaksa mereka harus hidup lebih hemat.


Namun dengan langkanya elpiji, hidup hemat tersebut dirasa agak susah oleh Muhammad Nanang Saputra seorang Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) asal Tanah Bumbu yang masih bertahan di Banjarmasin.


Mahasiswa yang kost di Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara tersebut mengatakan cukup kesusahan akhir akhir ini mencari gas elpiji 3 kg.


"Sempat saya cari disekitaran Sungai Miai hingga Sultan Adam tapi susah juga ditemukan," Ucap Nanang, Kamis (18/2/2021).


Ia mengungkapkan jadi tidak bisa masak sendiri karena tidak ada gas, hal tersebut membuatnya lebih banyak keluar untuk membeli makanan di rumah makan yang pastinya harus mengeluarkan uang lebih banyak dari biasanya jika dibandingkan masak sendiri.


"Jelas terasa dampaknya, jadi susah berhemat karena harus makan diluar, kalau tanggal tua terpaksa harus banyak puasa kalau tidak ada gas," ungkapnya sembari sedikit bercanda.


Ia juga menjelaskan selain susah dicari harganya pun jadi cukup mahal dimana biasanya seharga Rp 25.000 kini naik menjadi Rp 30.000 untuk elpiji 3 kg.


"Kalaupun ada gas, kami harus sangat berhemat menggunakannya supaya tahan lama dan bisa masak sendiri, karena sekarang susah mencarinya apalagi sekarang harganya naik," terangnya.


Mahasiswa ULM tersebut berharap semuanya bisa cepat kembali normal lagi agar dapat bertahan dalam mencari ilmu dan gelar di perantauan.


"Semoga semua harga lekas normal baik itu kebutuhan seperti sembako, gas elpiji, dan lain-lain. Kasihan kami anak kost sulit mengatur uang jajan," tutupnya.


(Krisna)

0 tampilan0 komentar