Fokus Percepatan Capaian Vaksinasi Lansia, Pemko Banjarmasin Lakukan Strategi

terasbanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin saat ini lebih fokus untuk percepatan capaian vaksinasi pada Lanjut Usia (Lansia).



Pasalnya saat ini capaian vaksinasi untuk lansia di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), masih jauh dari target yang telah ditentukan.


"Lansia kita baru 45 persen dan target minimalnya target harusnya 60 persen," ucapnya usai rapat Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (6/1/2022).


Ibnu membeberkan bahwa ada sebanyak 7.250  lansia yang akan disasar untuk segeranya diberikan suntikan vaksin. Agar target vaksinasi pada lansia di Banjarmasin tercapai.


Diakuinya, memang ada beberapa kendala yang menyebabkan capaian vaksinasi sedikit terhambat. Maka dari itu, pihaknya mencoba melakukan berbagai strategi untuk mengatasi hambatan tersebut.


"Karena biasanya lansia ini keterbatasan dalam mobilitas, sehingga perlu dibantu dan harus ada stimulus dengan diberikan bantuan sembako," jelasnya.


Mengingat pembagian bantuan sembako kepada warga yang bervaksin tidak masuk dalam program pemerintah. Pihaknya pun akan memanfaatkan anggaran dari berbagai pihak untuk terealisasikannya strategi capaian vaksinasi lansia tersebut.


"Makanya kami harapkan dana CSR dari grup CSR Banjarmasin siap untuk menyumbangkan. Kemudian dari ASN Peduli dan juga dunia usaha," tuturnya.


Tidak hanya itu, strategi lainnya untuk percepatan vaksinasi ialah Pemko Banjarmasin juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang meminta seluruh Lurah dan Camat di Banjarmasin untuk mengajak lansia bervaksin ke Puskesmas terdekat.


"Kita menyampaikan kepada mereka untuk membawa 50 orang lansia perhari untuk datang ke Puskesmas untuk sekalian di kontrol dan diberikan vaksin" terangnya.


Diketahui, aturan tersebut mulai diberlakukan sejak tanggal 10 hingga 14 Januari 2002 mendatang.


"Itu paling lambat. Tapi kalau pekan ini bisa tercapai ya dipercepat saja," tandasnya.


Mengingat masih banyak lansia yang khawatir dengan efek vaksin setelah disuntikkan. Tentu ini menjadi tugas para petugas vaksinator di lapangan untuk bisa memberikan pengertian dan pemahaman tentang keuntungan bervaksin pada lansia.


"Memang ada beberapa lansia yang harus diberikan pengertian untuk pemberian vaksinasi," ujarnya.


Ia berharap capaian vaksinasi untuk lansia bisa segera tercapai dalam waktu dekat agar herd immunty di Kota Banjarmasin tercapai.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menambahkan bahwa memang untuk capaian vaksinasi lansia masih rendah di Kalsel.


Pasalnya untuk target capaian vaksinasi lansia di Banjarmasin lebih besar dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya di Kalsel.


"Targetnya paling banyak tentu dari hasil rapat ini kita sepakati teknisnya dilaksanakan pada semua Puskesmas dan rencana pembagian sembako pada lansia," tuturnya.


Adapun untuk pembagian sembako pada lansia nantinya akan langsung di lakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.


"Kami bagi tugas, kalau Dinkes hanya menvaksin saja supaya tidak ada beban kerja yang bertambah," akhirnya.


Sebagai informasi tambahan, capaian vaksinasi untuk umum di Kota Banjarmasin hingga saat ini sudah mencapai 79 persen. Dimana tinggal 1 persen saja lagi untuk bisa memenuhi standar capaian vaksinasi WHO dan tentunya pembentukan herd immunity di Banjarmasin.


(Hamdiah)

6 tampilan0 komentar