Fix, Kebijakan Harga Tes PCR Turun Diberlakukan Mulai Awal November di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/1/3843/2021, tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pun akhirnya menurunkan harga tes layanan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Banjarmasin dan akan mulai diberlakukan awal November mendatang.


Hal tersebut disampaikan langsung, oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Kamis (28/10/2021).


"Pak Menteri Kesehatan telah menegaskan mengenai itu dan tentu kami di daerah mengikuti itu," ucap Machli.


Machli mengatakan bahwa dalam perubahan harga tes PCR ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.


"Sehari dua ini perlu kita sosialisasikan dulu kepada masyarakat dan kita di Banjarmasin akan diterapkan di 1 November nanti," ujarnya.


Adapun harga tes PCR yang semula 500 ribu turun menjadi Rp 300 ribu untuk di daerah luar Jawa-Bali. Berbeda dengan daerah di Jawa-Bali tarif yang dikenakan hanya sebesar Rp 275 ribu.


Lebih lanjut, Machli mengungkapkan bahwa alasan penurunan harga diberlakukan pada awal November tak lain karena masih ada Fasilitas Kesehatan Masyarakat (Fasyenkes) yang membeli Viral Transport Media (VTM) dengan harga sebelumnya.


Diketahui, VTM merupakan medium yang digunakan untuk menyimpan spesimen pasien berupa lendir hidung dan tenggorokan yang akan dilakukan uji swab melalui laboraturium.


"Barangkali ada orang yang sudah membeli VTM dengan harga tertentu. Jadi kita sesuaikan lah karena ada kebijakan yang dulu. Mereka juga menghabiskan VTM itu butuh waktu," terangnya.


Jika sudah mulai diberlakukan nanti, ada ditemukan fasyenkes yang tidak sesuai dengan tarif yang sudah ditentukan pemerintah.


Maka pihaknya tak akan segan memberikan sanksi tegas kepada fasyenkes yang kedapatan menghiraukan kebijakan baru tersebut.


"Tentu sanksi yang kita tegakkan. Kita beri somasi agar mengikuti hal ini. Kalau masih saja melawan kebijakan pemerintah ini, tentu kita akan rekomendasikan untuk mencabut izin oprasionalnya," akhirnya.


Seperti diketahui sebelumnya, penurunan harga tes PCR ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.


Agar semakin banyak masyarakat yang melakukan tes PCR, khususnya dalam melakukan perjalanan jauh.


(Hamdiah)

5 tampilan0 komentar