Dugaan Pelanggaran Rentan Terjadi Jelang PSU, Masyarakat Bawa 19 Bukti Untuk Melapor Ke Bawaslu

terasbanua.com, Banjarmasin - Adanya temuan atas dugaan berbagai pelanggaran jelang pemungutan suara ulang (PSU) yang dilakukan pasangan calon (Paslon) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel).

Warga melapor dugaan pelanggaran jelang PSU dengan membawa 19 barang bukti.

Membuat kelompok yang mengatasnamakan masyarakat Kalsel menyambangi kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalsel untuk melapor atas temuan pelanggaran tersebut, Rabu (2/6/2021) sore.


"Kami melaporkan ini terkait persiapan PSU yang masih diwarnai kecurangan-kecurangan yang terjadi di lapangan," ucap salah satu pelapor Heriyanto warga Banjarmasin Selatan.


Heriyanto menyayangkan tindakan kecurangan yang serupa kembali terjadi lagi. Padahal dilaksanakan PSU sendiri di tujuh Kecamatan karena dipicu oleh hal tersebut.


"Kecurangan yang sama masih kami temukan di lapangan seperti bagi bakul, bagi uang, bagi ikan, dan bagi sayur yang kami sertakan buktikan dalam laporan ini," ungkapnya.


Melengkapi laporan tindakan pelanggaran ini pihaknya juga telah mengantongi seluruh barang bukti yang mereka miliki.


"Ada 19 bukti yang kita bawa. Buktinya ada berupa video dan foto pembagian ikan gratis untuk warga Aluh-Aluh, ada pembagian bakul, politik uang dalam bentuk zakat dan bukti-bukti lainnya kami sertakan," tuturnya.


Dengan melaporkan adanya dugaan pelanggaran ini pihaknya berharap Bawaslu Kalsel bisa langsung menindaklanjuti dengan bijak agar pelaksanaan PSU bisa berjalan sesuai asas jujur dan adil.


"Kami berharap Bawaslu menilai ini adalah pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif yang di mana dalam Pasal 135A UU Nomor 10 Tahun 2016 itu sanksinya di diskualifikasi," ujarnya.


Menurut Heriyanto meskipun temuan di lapangan hanya terdapat di enam Kecamatan yang mengelar PSU pada 9 Juni mendatang tetap saja nantinya akan berpengaruh pada hasil dari PSU.


"Walau menurut laporan terjadi di enam Kecamatan tetap saja sangat signifikan dalam mempengaruhi hasil," tutupnya.


(Hamdiah)

10 tampilan0 komentar