Dua Tahun Ditutup, Akhirnya Kerinduan Masyarakat Terhadap Pasar Ramadhan Terobati

terasbanua.com, Banjarmasin - Setelah dua tahun lamanya pasar ramadhan di Kota Banjarmasin ditiadakan karena pandemi Covid-19.



Akhirnya tahun ini, suasana pasar ramadhan yang biasanya hanya setahun sekali menjual banyaknya aneka makanan dan takjil untuk berbuka puasa. Kembali bisa dirasakan oleh masyarakat yang telah lama merindukannya.


Adanya pergelaran pasar ramadhan di beberapa titik yang tersebar di lima Kecamatan di Banjarmasin kali ini. Sangat disambut antusias oleh masyarakat terutama para pelaku usaha.


Mengingat di bulan suci tahun ini, para pelaku usaha bisa kembali berjualan di pasar ramadhan seperti tahun-tahun sebelum adanya pandemi Covid-19 melanda.


"Alhamdulillah di tahun ini bisa kembali berjualan lagi setelah pandemi kemarin," ucap Malinda (21) salah satu pedagang wadai di pasar ramadhan Taman Kamboja Banjarmasin, Rabu (6/4/2022).


Linda sapaan akrabnya mengaku bahwa usaha wadai miliknya ini merupakan usaha keluarga sejak puluhan tahun yang setiap bulan suci ramadhan berjualan di pasar ramadhan.


"Baru tahun ini disini jualan, sebelumnya itu setiap tahun jualannya di pasar ramadhan Teluk Dalam," ungkapnya.


Selama tiga hari berjualan, ia mengaku penjualan cukup ramai. Bahkan dalam sehari ia bisa menghabiskan puluhan wadai yang biasanya banyak dijual saat ramadhan seperti bingka, putri selat, hamparan tatak, lakatan di bawah, lapis coklat, sari india dan bingka berandam.


"Bingka itu ada sampai 30 biji sehari habis. Untuk harga kita jual Rp. 20k satu bijinya. Sedangkan wadai lain itu kita jual Rp. 13 ribu sepotong," paparnya.


Di kondisi serba naik sekarang ini, ia mengaku terpaksa menjual sedikit mahal dibandingkan biasanya.


"Soalnya minyak goreng naik, gas elpiji naik dan bahan-bahan lainnya. Jadi kita jual naik juga karena kenaikkan itu berdampak juga sama keuntungan tapi syukurnya omzetnya dalam sehari Alhamdulillah," ujarnya.


Tentunya ia berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, agar pasar ramadhan terus bisa digelar dan pelaku usaha seperti dirinya bisa berjualan normal seperti sebelum adanya pandemi.


"Semoga bisa berjualan terus nantinya di pasar ramadhan ini," akhirnya.


Tidak hanya disambut antusias pelaku usaha saja pada pergelaran pasar ramadhan tahun ini. Masyarakat yang biasanya berburu makanan ataupun takjil untuk berbuka sekalian ngabuburit juga turut gembira pasar yang hanya sekali setahun itu kembali digelar.


"Senang rasanya bisa cari-cari takjil lagi di pasar ramadhan yang sudah 2 tahun tidak buka. Kerinduan kita terobati jadinya" tutur Arum salah satu pengunjung pasar ramadhan Taman Kamboja.


Ia berharap suasana ini bisa terus dirasakan setiap tahunnya, karena pasar ramadhan merupakan salah satu bagian tradisi yang dirindukan masyarakat karena momen ini hanya ada selama ramadhan saja.


"Ya berharap pasar ramadhan ada terus, karena vibes nya ramadhan itu berasa saat kita ngabuburit cari takjil di pasar ramadhan," akhirnya.


Hamdiah

5 tampilan0 komentar