Dua Kali Gugat Ibnu Sina-Arifin Noor Di MK, Akhirnya AnandaMu Akui Kekalahan

terasbanua.com, Banjarmasin - Usai Mahkamah Konstitusi (MK) RI membacakan hasil putusan Perkara 144/PHP.KOT-XIX/2021 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin Tahun 2020, pada Kamis (27/5/2021).

Paslon nomor urut 04 Ananda-Mushaffa Zakir
Paslon nomor urut 04 Ananda-Mushaffa Zakir

Dalam putusan tersebut, MK menyatakan permohonan pasangan calon (Paslon) nomor urut 4 Ananda dan Mushaffa Zakir (AnandaMu) melalui kuasa hukum Bambang Widjojanto, Sonhadji dan Associates (WSA), ditolak oleh MK.


Menurut MK dalil-dalil gugatan yang disampaikan AnandaMu tidak kuat sehingga sangat sulit untuk dibuktikan.


"Semua dalil gugatan dianggap tidak beralasan berdasarkan hukum," ucap Hakim MK RI, Aswanto dalam persidangan sengketa, Kamis (27/5/2021) siang.


Menanggapi hasil putusan tersebut, tim hukum paslon AnandaMu Dede Maulana SH yang mewakili paslon nomor urut 4 AnandaMu mengaku logowo dan menerima apa yang sudah menjadi keputusan MK.


“Kita menerima segala keputusan MK. Selamat kepada pemenang yakni paslon nomor urut 2 Ibnu Sina dan Ariffin Noor,” ungkapnya.


Selain menerima hasil putusan MK, pihaknya pun mengaku siap mendukung upaya paslon nomor urut 2 Ibnu Sina dan Ariffin Noor untuk menjadikan Kota Banjarmasin menjadi Kota yang Baiman dan lebih bermartabat.


“Hasil akhir sudah final, saatnya kembali bergandengan tangan untuk membuat Kota Banjarmasin lebih maju kotanya dan sejahtera masyarakatnya,” imbuhnya.


Seperti diketahui sebelumnya, paslon AnandaMu telah dua kali melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon Ibnu Sina - Arifin Noor pada Pilkada tahun 2020 lalu dan pasca putusan MK pada pemungutan suara ulang (PSU).


Dimana drama sidang sengketa berakhir dimenangkan paslon Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai terlapor oleh Paslon AnandaMu.


(Hamdiah)

9 tampilan0 komentar