DPRD Banjarmasin Akan Panggil Dinkes Terkait Iuran Aneh, Machli Siap Penuhi Panggilan

terasbanua.com, Banjarmasin - Permasalahan iuran aneh yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin kepada berbagai Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Banjarmasin untuk memeriahkan puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) lalu terus berlanjut.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Foto Hamdiah

Dari DPRD Kota Banjarmasin pun juga turut menyoroti atas tindakan yang dinilai tak pantas dilakukan oleh Dinkes Banjarmasin tersebut.


Bahkan baru-baru ini, pihak DPRD Kota Banjarmasin telah mengajukan pemanggilan kepada Dinkes Kota Banjarmasin untuk mengkonfirmasi mengenai Surat Edaran (SE) terkait iuran aneh tersebut.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku masih belum menerima surat pemanggilan tersebut.


"Sampai saat ini kami masih belum menerima surat itu," ucap Machli saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/11/2021).


Meskipun begitu, Machli mengaku siap memenuhi panggilan tersebut untuk meluruskan dugaan pungutan liar yang dilakukan pihaknya tersebut.


"Saya kira ini lebih baik. Jadi clear supaya tidak ada muncul opini-opini yang selama ini barangkali menyudutkan Dinkes," tandasnya.


Seperti pernyataan sebelumnya, Machli menegaskan bahwa iuran yang diminta tersebut hanya bersifat sumbangan sukarela yang minta pihaknya kepada seluruh Faskes di Banjarmasin tanpa ada unsur paksaan.


"Saya tekankan bahwa sumbangan ini adalah sebuah kesepakatan bersama panitia dari Faskes sendiri," terangnya.


"Tidak ada kewajiban bagi mereka membayar sekian. Jadi tidak ada unsur paksaan itu yang penting," tegasnya kembali.


Menurut Machli sumbangan sukarela tersebut digunakan untuk mengapresiasi para tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19.


"Padahal sesungguhnya kita ingin memberikan apresiasi kepada nakes. Itu tujuannya tidak ada unsur memperkaya ataupun menguntungkan diri sendiri," ujarnya.


Sedangkan untuk dana lebihan dari sumbangan sukarela itu sendiri telah dijadikan hadiah doorprize kepada nakes di puskesmas yang capaian vaksinasinya tertinggi pada puncak HKN lalu.


"Jadi dari kita oleh kita dan untuk kita sebenarnya," pungkasnya.


(Hamdiah)

45 tampilan0 komentar