Donasi dari Dermawan Peduli Banjir HST, Catatan Pemkab Capai Ratusan Juta

terasbanua.com, Barabai – Gelombang bantuan atau donasi untuk penanganan banjir begitu besar masuk ke Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST).

Para relawan mengantarkan bantuan ke Desa Alat Sebsrang./Foto Istimewa

Hingga pekan ketiga ini uluran tangan dari para dermawan ataupun relawan dari berbagai komunitas, instansi hingga pemerintah terus berdatangan. Baik disampaikan ke Posko Utama di Stadion Mandingin Barabai maupun Sub-Posko di kecamatan-kecamatan.


Dinas Sosial PPA dan PPKB HST mencatat dana yangh masuk dari para dermawan mencapai Rp200 juta lebih. Angka itu belum termasuk sumbangan dari berbagai relawan lainnya.


“Total Rp284.730.806 hingga atau per hari ini ,” kata Kepal Bidang Data Dinas Sosial, M Hardianto, Minggu (7/2).


Dari total donasi itu, Hardianto merincikan, ada yang masuk ke rekening sebesar Rp128.212.806 dan Rp 156.518.000 yang diserahkan langsung ke Posko Induk Penanganan Banjir di  Stadion Mandingin Barabai.


Donasi dari para dermawan tersebut dijelaskan Hardianto digunakan untuk keperluan alat-alat dapur. Misalnya kompor, gas hingga keperluan lainnya sesuai permintaan dari posko desa-desa yang terdampak.


“Kami belum merincikan berapa pengeluaranya. Pengeluarannya sudah  kami catat dengan menggunakan nota,” tutup Hardianto.


Hingga pekan ketiga pascabanjir HST ini, BPBD setempat mencatat ada 10 dari 11 kecamatan yang terdampak banjir. Keseluruhan ada 92 desa/kelurahan yang terendam banjir maupun terkena musibah longsor.


Per 7 Februari tercatat sebanyak 87.506 jiwa dari 29.062 KK yang terdampak atau menjadi korban atas musibah yang disebut sebagai banjir terparah sepanjang sejarah HST. Korban meninggal mencapai 10 orang tiga di antaranya masih belum ditemukan.


Ribuan unit rumah warga pun terkena imbas banjir bandang yang terjadi pada Rabu malam (13 Januari 2021) lalu. Rinciannya, 183 unit hilang disapu banjir bandang, 2.973 rumah rusak ringan hingga berat dan 20.553 rumah terendam pascabanjir yang menerjang Kecamatan Hantakan dan Batu Benawa.


Puluhan ribu fasilitas umum pun terdampak. Mulai dari kerusakan  jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan perkantoran hingga UMKM. Termasuk juga lahan pertanian, perkebunan dan peternakan warga.


 (Asl)

5 tampilan0 komentar