DLH Banjarmasin Mediasi Penyelesaian Kasus Oknum Staf Vs Tukang Sapu

Diperbarui: 4 Des 2020

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Petinggi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin memastikan bakal menjembatani penyelesaian masalah oknum staf dinas setempat yang sebelumnya disoal para tukang sapu jalanan.


Menunjukan surat pernyataan yang bakal ditandatangani HI

Oknum staf DLH berinisial HI itu diduga menipu para penyapu dengan iming-iming pekerjaan kebersihan. Yang bersangkutan meminta dana sebesar Rp 15 juta per tukang sapu sebagai uang jaminan.


"Kita sudah bergerak. Walau pun (HI) susah ditemui, kita malam tadi sudah ada kontak yang bersangkutan," ujar Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Banjarmasin, Marzuki.


Dari komunikasi lisan tersebut, Marzuki mengatakan bahwa HI siap bertanggung jawab dan melunasi kasus hutang piutang bersama para tukang sapu tersebut.


Ia menambahkan, pihak DLH juga bakal segera menggelar pertemuan dengan HI. Tujuannya agar yang bersangkutan menandatangani surat pernyataan akan menyelesaikan masalah dengan kelompok tukang sapu.


"Ini kan posisinya (HI) juga lagi kondisi sakit. Katanya kondisi sakit. Jadi tidak bisa datang ke kantor. Kita tunggu beberapa hari, semoga surat pernyataan ini segera ditandatangani," ujarnya.


Dalam masa seperti ini, Marzuki memastikan tunjangan kerja milik HI akan distop sementara waktu. Mengingat sekarang nilai tunjangan juga mengikuti sistem tukin.


"Untuk (status) kepegawaian nanti akan diproses. Pasti diproses," kata dia.


(Ri)

7 tampilan0 komentar