Disperdagin Temukan Praktek Bundling Minyak Goreng Pada Sejumlah Pelaku Usaha di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Usai menerjunkan tim oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin untuk melakukan monitoring di lapangan pada Jumat (11/3/2022) lalu.


Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar

Praktik bundling atau penggabungan beberapa produk lain terhadap minyak goreng yang dilakukan oleh pelaku usaha ditemukan pada sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin.


Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar disela-sela memantau kegiatan operasi pasar murah yang digelar di Halaman Disperdagin Kota Banjarmasin, Selasa (15/3/2022).


"Setelah mendapat laporan warga kita pun langsung menerjunkan tim untuk melakukan monitoring. Kita mendapati ada beberapa pedagang di Pasar Ksatrian dan Pasar Cempaka yang melakukan praktek bundling itu," ucapnya kepada awak media.


Tidak hanya pedagang saja yang kedapatan melakukan praktek tersebut, ia juga menemukan pada sejumlah distributor minyak goreng di Banjarmasin.


Tezar sapaan akrabnya menjelaskan bahwa praktek bundling tersebut yang termuat dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen tersebut telah melanggar aturan karena adanya unsur pemaksaan pada konsumen.


"Tindakan bundling itu sudah bertentangan dengan UU Nomor 5 Tahun 1999. Makanya tidak diperkenankan melakukan itu," ujarnya.


Adapun pada pelaku usaha yang kedapatan melakukan praktek tersebut akan diberikan saksi teguran baik itu lisan, tulisan hingga terancam pencabutan izin usaha.


"Kita menunggu arahan Dinas Perdagangan Provinsi dulu untuk sanksi yang diberikan. Entah itu tertulis atau lebih dari itu akan kita lakukan," tandasnya.


Ia berharap di kondisi sekarang ini


Di kesempatan itu, ia membeberkan bahwa pihaknya juga akan melakukan monitoring ke ritel-ritel modern. Guna memastikan ada tidaknya praktek perkawinan komoditas kebutuhan pokok tersebut.


"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita melakukan monitoring ke ritel modern terkait bundling itu. Untuk sementara kita fokus di pasar dulu. Semoga ini bermanfaat dan membantu masyarakat" tutupnya.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua