Dipersip Bersama Kemenkumham Menjalin Kerjasama Tingkatkan Literasi Warga Binaan

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Dalam upaya meningkatkan literasi membaca di Kalimantan Selatan terutama warga binaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipersip) Provinsi Kalimantan Selatan, menjalin kerjasama melalui penandatangan nota kesepahaman (MoU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan.


Dipersip Bersama Kemenkumham Menjalin Kerjasama Tingkatkan Literasi Warga Binaan
Penandatanganan kerjasama langsung ditandatangani oleh Kepala Dispersip Kalsel Nurliani, MAP dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM, Agus Toyib.

Penandatanganan kerjasama langsung ditandatangani oleh Kepala Dispersip Kalsel Nurliani, MAP dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Agus Toyib yang berkunjung ke Dipersip, Senin (7/12/2020).


Menurut, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani kerjasama ini dilakukan untuk mewujudkan layanan perpustakaan dalam mendekatkan buku kepada warga binaan dan tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat.


"Tentunya kerja sama Ini sangat berarti bagi kami, karena merupakan suatu kerja sama dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan pada Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara di lingkungan Kanwil Kemenkumham di Kalsel untuk lebih mendekatkan buku ke warga binaan dan tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Dra. Hj. Nurliani Dardie, Kepala Dispersip Kalsel.


Sementara itu, Agus Toyip menjelaskan bahwa penandatangan MOU ini tentunya untuk saling mendukung dalam meningkatkan minat baca dan produktivitas warga binaan.


"Mudah-mudahan kita terus bersinergi beserta Dinas Perpustakaan kabupaten lainnya, juga guna menumbuhkan minat baca masyarakat wilayahnya masing-masing" Ucapnya.


Selama ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan telah memberikan layanan Perpustakaan Keliling ke Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan dan Balai Pemasyarakatan di Provinsi Kalimantan Selatan seperti, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Karang Intan, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas I Martapura, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Rantau Prapat

Rumah Tahanan Kelas IIB Pelaihari Tanah Laut, Rumah Tahanan Kelas IIB Marabahan Barito Kuala, dan Balai Pemasyarakatan Kelas I Banjarmasin.


Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mengembangkan literasi di Kalimantan Selatan dengan terus melakukan layanan Perpustakaan termasuk ke Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan dan Balai Pemasyarakatan di Provinsi Kalimantan Selatan.


(Hamdiah)

5 tampilan0 komentar