Diperkirakan Tiba di Kalsel Selasa Besok, Nakes hingga Sopir Ambulans Sasaran Awal Vaksinasi Covid

TERAS BANUA, BANJARBARU - Provinsi Kalsel mendapatkan kuota vaksin Covid atau vaksin Sinovak sebanyak 54 ribu, namun tahap awal yang didistribusikan kurang lebih berjumlah 25 ribu vaksin.

HM. Muslim, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel

Diperkirakan vaksin Sinovak tersebut akan tiba di Kalsel pada tanggal 5 atau 6 Januari 2021.


Sasaran awal vaksinasi adalah sumber daya manusia kesehatan (SDMK) terdiri dari tenaga kesehatan (Nakes), asisten nakes, penunjang pelayanan administrasi, sampai sopir ambulans.


97 persen calon penerima vaksin sudah terdata oleh sistem terpadu. Dari data tersebut akan dikirim sms kepada calon penerima untuk meminta kesediaan.


Selanjutnya calon penerima vaksin mendapatkan beberapa pertanyaan dari sistem, jika selesai maka akan diberikan jadwal dan lokasi vaksinasi.


"SDMK yang divaksin yang bertugas di seluruh fasilitas kesehatan baik milik pemerintah, TNI, Polri, dan swasta," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, HM. Muslim, Senin (4/1/2021).


Ia memperkirakan vaksin tersebut tiba di Banua pada tanggal 5 atau 6 Januari 2021." Jika hari ini dipacking lalu besok dikirim maka tanggal 5 atau 6 sudah tiba di Kalsel. Jika sudah tiba di Kalsel selanjutnya didistribusikan ke kabupaten kota," jelasnya, Senin (4/1).


Menuru Muslim pihaknya sudah rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan kedatangan, penyimpanan, dan distribusi vaksin Sinovak tersebut.


Vaksin tersebut akan ditempatkan di instalasi farmasi baik milik pemprov dan pemko atau pemkab.


Disebutkannya, petunjuk teknis vaksinasi maupun petugas vaksin sudah disiapkan. Kendati demikian, pihaknya kembali akan melatih petugas vaksinasi. Pelatihan petugas vaksinasi angkatan ke dua akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 9 Januari mendatang.


"Tempat pelaksanaan vaksinasi 271 lokasi, kemungkinan akan bertambah lagi. Syaratnya asal mempunyai tenaga kesehatan yang berkualitas bisa dokter, perawat, atau bidan. Tempat pelaksanaan vaksinasi harus punya tempat penyimpanan, izin operasional, dan terkoneksi dengan sistem data terpadu covid-19," urainya.


(Iw)

3 tampilan0 komentar