Dipastikan Pembelajaran Tatap Muka Tingkat SMP dan SD Tetap Akan Dilaksanakan

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Sempat ada kabar pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 akan ditunda kembali dikarenakan ada beberapa alasan yang mendasari.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto

Mengenai hal tersebut, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin mengelar rapat dengan menghadirkan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, di ruangan Komisi IV DPRD Banjarmasin, Rabu (6/1/2021).


"Kami Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin mengelar rapat bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk meminta konfirmasi terkait statement Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di beberapa media nasional terkait penundaan pembelajaran tatap muka," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noor Latifah.


Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, telah menginformasikan bahwa ada siaran pers dari Kementrian Pendidikan yang terbaru bahwa memang pembelajaran tatap muka ini tetap diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah masing-masing


"Hari ini kami melaksanakan dengar pendapat dengan Komisi IV, pada intinya Komisi IV ingin mendengarkan penjelasan dari Dinas Pendidikan terkait pembelajaran tatap muka yang sempat ada kabar akan ditunda. Kami pastikan rencana pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan," ucapnya.


Tentunya pembelajaran tatap muka di sekolah harus memenuhi syarat yang mana syaratnya minimal zona kuning dan hijau dan mengacu pada dengan surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri.


"Jadi kalau memang mengacu SKB 4 menteri tersebut maka melaksanakan skenario dari awal yaitu Insya Allah di tanggal 11 Januari ini di jenjang SMP memasuki tahapan transisi, sedangkan jenjang SD akan melaksanakan simulasi di tanggal 18 Januari, nanti kita lihat dalam 3 hari terakhir," jelasnya.


Selain itu, Totok juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait wajibnya tenaga pengajar guru untuk melakukan rapid tes antigen sebelum mengajar tatap muka di sekolah.


"Bukan swab tapi rapid test antigen guna mengetahui hasil yang cukup akurat dengan cepat dari guru-guru yang memang dari pak Wali Kota Banjarmasin telah diminta sebelum mengajar tatap muka nanti," terangnya.


Dari hasil rapat pada hari ini, beberapa catatan telah terima Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dari Komisi IV yang nantinya akan dijadikan pertimbangan terutama pada bagian teknisnya nanti. Bagaimana sekolah harus bisa menjamin protokol kesehatan di kawasan sekolah itu dan bisa terlaksanakan dengan tertib.


(Hamdiah)

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua